• Home
  • Hukrim
  • 5 dari 16 Kecamatan Masuk Kawasan Peredaran Narkoba di Rohul

5 dari 16 Kecamatan Masuk Kawasan Peredaran Narkoba di Rohul

Minggu, 03 Januari 2016 22:59 WIB
ROKAN HULU - Peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), seperti sabu dan daun ganja kering, sudah merambah ke seluruh desa di 16 kecamatan.

Dari catatan Kepolisian Resor (Polres) Rohul, lima dari 16 kecamatan di wilayah hukumnya masuk kategori sebagai daerah rawan peredaran Narkoba. Baik peredaran sabu atau daun ganja kering.

Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIK,M.Hum, dalam ekspos ke wartawan, Kamis (31/12/15) lalu, mengungkapkan lima kecamatan yang masuk kategori rawan peredaran Narkoba selama 2015 seperti Kecamatan Rambah, Ujungbatu, Tambusai, Kunto Darussalam, dan Kecamatan Kepenuhan.

Ia menungkapkan, kecamatan yang rawan peredaran daun ganja seperti Tambusai, Rambah, dan Kecamatan Kunto Darussalam.

"Sedangkan peredaran Narkoba golongan satu jenis sabu banyak terjadi di Kecamatan Ujungbatu dan Kepenuhan," jelas Pitoyo saat eksposnya.

Upaya menekan peredaran barang haram tersebut, Pitoyo mengimbau masyarakat Rohul ikut membantu Kepolisian dalam memerangi Narkoba.

Ia juga meminta Satuan Reserse Narkoba Polres Rohul untuk giat melaksanakan sosialisasi bahaya Narkoba ke masyarakat dan sekolah-sekolah.

"Kita (Polres Rohul) juga akan berkoordinasi dengan BNK (Badan Narkotika Kabupaten) agar setiap desa dibentuk Relawan Narkoba," tuturnya.

AKBP Pitoyo menambahkan sejak Januari 2015 hingga akhir Desember 2015, Satres Narkoba Polres Rohul menangani sekira 75 perkara Narkoba dengan 109 tersangka, barang bukti (BB) ganja 8.969,18 gram dan BB sabu 330,25 gram.

Diakuinya, angka peredaran Narkoba tahun ini meningkat dibandingkan 2014 lalu, yakni jumlah kasus 50 perkara dengan 61 tersangka. Sedangkan BB ganja 1.224,32 gram, dan BB sabu 79,04 gram.

Ia mengungkapkan peredaran Narkoba tinggi, karena Kabupaten Rohul merupakan daerah strategis atau jadi pintu masuk tiga provinsi, seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Provinsi Riau. Begitu juga, Rohul berbatasan langsung dengan beberapa kabupaten di Provinsi Riau.

AKBP Pitoyo menegaskan pihaknya terus berupaya dalam menekan angka peredaran Narkoba. Dari itu, ia mengharapkan peran serta seluruh elemen masyarakat agar ikut dalam memeringi Narkoba.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Narkoba
Komentar