Asap Mulai Mengganggu, Polres Kampar Ancam Pembakar Lahan
Rabu, 12 Februari 2014 20:23 WIB
BANGKINANGKOTA - Kabakaran hutan dan lahan belakangan ini terjadi dibeberapa kabupaten sehingga mengakibatkan kabut asap. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat Kabupaten Kampar agar tidak membakar hutan maupun lahan miliknya. Apabila hal itu terjadi aparat kepolisian Polres Kampar tak segan-segan akan menagkap pelaku.
‘’Apabila ada warga maupun pihak lain yang melakukan pembakaran hutan maupun lahan kita tidak segan-segan untuk menangkap pelaku pemabakaran hutan atau lahan walaupun milik pribadi,"tegas Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono melalui Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Eka Ariandy, Rabu (12/2/14).
Untuk itu diharapkan masyarakat jangan mencoba-coba membakar hutan, apalagi saat ini cuaca panas yang mengakibatkan mudah terbakar.’’Untuk mengantisipasi hal ini kita telah membuat sepanduk berisi maklumat Kapolda Riau tentang larangan bakar lahan atau hutan beserta ancaman hukumannya diseluruh Polsek jajaran Polres Kampar.’’tuturnya.
‘’Apabila ada warga maupun pihak lain yang melakukan pembakaran hutan maupun lahan kita tidak segan-segan untuk menangkap pelaku pemabakaran hutan atau lahan walaupun milik pribadi,"tegas Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono melalui Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Eka Ariandy, Rabu (12/2/14).
Untuk itu diharapkan masyarakat jangan mencoba-coba membakar hutan, apalagi saat ini cuaca panas yang mengakibatkan mudah terbakar.’’Untuk mengantisipasi hal ini kita telah membuat sepanduk berisi maklumat Kapolda Riau tentang larangan bakar lahan atau hutan beserta ancaman hukumannya diseluruh Polsek jajaran Polres Kampar.’’tuturnya.
Kabut Asap Mulai Ganggu Warga Kampar
Bencana kabut asap yang melanda Riau ternyata juga dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Kampar. hanya saja kabut asap di Kampar masih tipis.
Bahkan pada Rabu (12/2/14) pagi, dari Bukit Cadika Bangkinang kabut asap terlihat jelas menyelimuti Kota Bangkinang. Hanya saja kabut asap masih terlihat tipis. Kabut asap juga terlihat sepanjang jalan Bangkinang-Pekanbaru.
Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Kampar HM Syukur melalui Kepala Bidang Penataan dan Perlindungan Kawasan Hutan Darwin Saragih menyebutkan, kabut asap yang ada di wilayah Kampar merupakan asap kiriman dari kabupaten lain.
‘’ Hal itu berdasarkan informasi yang di terima dari hasil dari pantauan Satelit NOAA (National Oceanic Atmosferic Administration) bahwa titik api hanya ada di Kabupaten Bengkalis, Meranti dan Dumai, Meranti,’’ujarnya.
‘’Jika ditemukan lahan atau hutan yang terbakar segara laporkan ke Dinas Kehutanan Kampar karena saat ini masyarakat peduli api (MPA) selalu standby untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan,’’terangnya.***(man)
Bencana kabut asap yang melanda Riau ternyata juga dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Kampar. hanya saja kabut asap di Kampar masih tipis.
Bahkan pada Rabu (12/2/14) pagi, dari Bukit Cadika Bangkinang kabut asap terlihat jelas menyelimuti Kota Bangkinang. Hanya saja kabut asap masih terlihat tipis. Kabut asap juga terlihat sepanjang jalan Bangkinang-Pekanbaru.
Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Kampar HM Syukur melalui Kepala Bidang Penataan dan Perlindungan Kawasan Hutan Darwin Saragih menyebutkan, kabut asap yang ada di wilayah Kampar merupakan asap kiriman dari kabupaten lain.
‘’ Hal itu berdasarkan informasi yang di terima dari hasil dari pantauan Satelit NOAA (National Oceanic Atmosferic Administration) bahwa titik api hanya ada di Kabupaten Bengkalis, Meranti dan Dumai, Meranti,’’ujarnya.
‘’Jika ditemukan lahan atau hutan yang terbakar segara laporkan ke Dinas Kehutanan Kampar karena saat ini masyarakat peduli api (MPA) selalu standby untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan,’’terangnya.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

