BNN Ikuti Truk Muatan 18 Ton Ganja dari Wilayah Perbatasan
Sabtu, 25 Oktober 2014 12:16 WIB
PEKANBARU - Truk fuso yang mengangkut ganja kering dengan jumlah berat mencapai 18 ton itu sebelum ditangkap rupanya diikuti petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dari wilayah perbatasan antara Riau dan Sumatera Utara (Sumut).
Truk fuso itu diikuti sejak masuk wilayah Kabupaten Rokan Hilir, dan sampai Pekanbaru dan akhirnya diringkus di kawasan daerah Kelurahan Palas Kecamatan Rumbai, Pekanbaru Kota. Dari situ, langsung digiring ke kantor BNN Riau.
Berhasil menangkapan mangsanya, petugas BNN langsung membongkar daun ganja kering dari mobil fuso tersebut. "Ya, BNN Pusat dan BNN Riau menangkap truk pengangkut ganja beratnya sekitar 18 ton di perbatasan antara Sumut dan Riau," ujar Kepala BNN Riau Kombes Ali Pranaka, kemarin.
Pantauan di lokasi, truk pembawa barang haram yang sudah dipaketkan dalam karung goni sebanyak puluhan karung itu, tertempel tulisan Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR) yang terdaftar di DKI Jakarta.
Di situ tertera tronton tersebut itu berdaya angkut 30 ton dengan panjang 11,9 meter dan nomor kir JKT 587027. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak BNN Provinsi Riau.
Ganja Satu Truk Tronton Akan Dijual ke Jakarta
Ganja satu truk tronton yang diamankan oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau, rencananya akan dijual ke Jakarta.
Menurut Kepala BNN Riau Kombes Ali Pranaka, ganja yang berhasil disita itu berasal dari Aceh. "Ganja yang diamankan itu dibawa dari Propinsi Nangro Aceh Darusalam (NAD)," katanya, kemarin.
Dia menjelaskan bahwa truk tranton bermuatan daun ganja itu diamankan didaerah perbatasa Riau dan Propinsi Sumatera Utara (Sumut).
"Truk berserta sopirnya diamankan petugas di daerah Rohil, Riau," tandasnya.
Berdasarkan penyelidikan, ganja tersebut rencana akan di jual ke wilayah Jakarta. "Rencana mau dijual di daerah Jakarta," tukasnya.
Saat ini truk tronton berisi daun ganja telah diamankan di Kantor BNN Riau, Jalan Pepaya Pekanbaru. "Jumlah pasti barang bukti daun ganja masih kita hitung. Nanti Kepala BNN Pusat yang akan mengadakan jumpa persnya," tandasnya.***(red)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

