Begini Kondisi Penampungan Wanita Malam di Surya Citra Hotel Pekanbaru
Senin, 02 November 2015 22:46 WIB
PEKANBARU - Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, terus menyelidiki terkait adanya dugaan human trafficking di hiburan malam Surya Citra Hotel (SCH), Jalan Siak II. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (olah TKP) di lokasi yang diduga jadi tempat penampungan wanita malam itu.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Bimo Arianto, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (2/11/2015) membenarkan hal tersebut. "Hari ini kita lakukan olah TKP di tempat penampungan wanita-wanita tersebut, yang lokasinya berada di kawasan SCH. Kita masih melakukan penyelidikan atas dugaan adanya human trafficking," bebernya.
Dari foto-foto yang diambil ppolisi dapat digambarkan, tempat penampungan wanita-wanita ini seperti barak dan cukup memprihatinkan. Disana-sini banyak perkakas, seperti rak piring mini, baju-baju, kursi plastik, dan sebagainya. Diruangan itu juga berjejer kasur-kasur untuk tidur wanita tersebut, yang hanya beralaskan lantai.
Sedangkan di langit-langit bangunan, terpasang beberapa kipas angin gantung, dan tiap sudut ruangan banyak berserakan barang-barang pribadi milik penghuninya, seperti alat make up, kotak berbahan plastik untuk menyimpan barang penting, botol air mineral, meja kayu dan sebagainya.
"Hasil olah TKP ini akan kita jadikan bahan penyelidikan, selain itu kita juga sudah meminta keterangan beberapa wanita (yang diduga jadi korban human trafficking,red). Bukan tidak mungkin akan ada tersangka dari pihak pengelola SCH," jawabnya memastikan, saat ditanya terkait kemungkinan penetapan tersangka.
Dugaan human trafficking itu berawal ketika Polresta melakukan razia besar-besaran di 12 lokasi hiburan malam di Pekanbaru, Minggu dinihari kemarin. Salahsatu kawasan yang disasar yakni Surya Citra Hotel (SCH). Di sini polisi menemukan banyak alat kontrasepsi, handuk, peralatan mandi dan bon booking wanita.
Bahkan dari pengakuan beberapa pengunjung pria, wanita-wanita yang disediakan SCH bisa diajak tidur, dengan bayaran bervariasi sesuai paketnya. Ada yang hanya menemani karaoke dengan bayaran sekitar Rp300 ribu dan kencan singkat dengan membayar uang tambahan. "Ada juga kita amankan bon buat short time," kata Bimo.
Sebab itu, polisi langsung membawa 15 orang wanita itu dari SCH, untuk menjalani pemeriksaan di Mapolresta. Hasilnya, tiga orang diantara wanita tersebut berinisial DR alias Riana, L dan DS alias Sindi diamankan Sat Reskrim, lantaran diduga jadi korban human trafficking.
(rdk/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Viral Video Oknum Kades Mesum dengan Honoror di Lebak Banten
-
Hukrim
Foto Oknum Sulinggih Viral, Aksi Asusila Bikin Heboh
-
Hukrim
Inilah Foto Oknum Sulinggih Viral Sedang Asusila Bersama Wanita
-
Nasional
Ini Video Mesum Pelajar Madiun Berdurasi 30 Detik
-
Nasional
Ini Video Viral Magelang, Isinya Cukup Kebangetan
-
Nasional
Video Mesum Sumenep, Pemeran Wanita Anak Pengusaha

