Blokir SPBU, Mahasiswa UR Tolak Kenaikan BBM
Senin, 03 November 2014 13:29 WIB
PEKANBARU - Rencana pemerintah menaikan harga BBM mulai memunculkan protes. Seperti yang dilakukan puluhan aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universias Riau (UR) di Pekanbaru, Senin (3/11/14). Mereka menggelar aksi turun ke Jalan HR Soebrantas.
Selain membentang sejumlah spanduk dan melontarkan orasi protes, para mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk bersatu menentang rencana pemerintah yang dipastikan akan menambah kesulitan hidup masyarakat.
Selain itu, para pendemo sempat melakukan aksi pemblokiran pintu masuk SPBU yang berlokasi di depan Pasar Panam. Beruntung aksi tersebut tidak berlangsung lama, setelah sejumlah polisi meminta mereka mengakhiri aksi peblokiran.
Koordinator lapangan aksi tersebut Asnawir menegaskan, mahasiswa akan berdiri di garda terdepan untuk menentang setiap rencana kebijakan pemerintah yang berpotensi menyengsarakan masyarakat.
“Menaikan harga BBM dipastikan akan membuat masyarakat semakin sengsara. Karena itu, kami menuntut pemerintah membatalkan dan mencari solusi lain untuk menyelamatkan APBN,” tuturnya.
Rencana menaikan harga BBM, lanjut Asnawir merupakan bukti bahwa Presiden Joko Widodo membohongi masyarakat di awal kepemimpinannya. Mengingat, saat kampanye ia berjanji tidak akan memangkas subsidi untuk BBM.***(son)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

