Bupati Kepulauan Meranti Minta Pelaku Pembakar Lahan Ditangkap
Selasa, 01 Maret 2016 09:00 WIB
MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir geram dengan kebakaran lahan dan hutan (karlahut) yang terjadi di Pulau Rangsang. Dia meminta polisi menangkap pelaku pembakar lahan tersebut karena telah melanggar hukum.
"Kita minta polisi menangkap pelaku pembakar lahan ini karena sudah melanggar hukum. Pembakar lahan juga sudah merugikan orang lain baik secara ekonomi maupun hak orang untuk mendapatkan udara yang bersih," tegasnya saat meninjau langsung lokasi kebakaran di Desa Kayu Ara, kemarin.
Secara khusus Irwan meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Soalnya saat ini sedang musim kemarau dimana api dengan cepat bisa menjalar. Dia juga meminta SKPD terkait menggencarkan sosialisasi ke masyarakat mengenai larangan membakar lahan.
"Kita juga harus siaga menghadapi kemungkinan bencana asap akibat karlahut. Terutama perbaiki kanal-kanal di daerah-daerah yang rawan karlahut. Saya lihat tadi kendala utama adalah sumber air untuk memadamkan api," ungkapnya.
Dalam peninjauan tersebut Bupati Irwan menggunakan sepeda motor trail untuk menyusuri medan jalan yang berat ke desa-desa. Dia juga berjalan kaki ke dalam hutan di lahan yang terbakar didampingi Wakapolres Kompol STP Manulang dan Danramil Mayor Bismi Tambunan.
Setibanya di lokasi yang terbakar di Desa Kayu Ara, terlihat semak belukar menguning. Asap tipis tampak keluar dari tanah gambut yang menghitam. Tidak terlihat lagi kobaran api. Tim pemadam memang berhasil memadamkan api namun diperkirakan api belum sepenuhnya padam.
Aparat TNI yang membawa mesin pompa air kembali menyiramkan air pada tanah yang masih mengeluarkan asap. Sementara petugas polisi memasang garis polisi di salah satu titik lahan yang terbakar.
Usai meninjau lahan yang terbakar, Irwan sempat meninjau pembangunan jalan Poros hingga ke Desa Sonde Kecamatan Rangsang Pesisir. Jalan yang sedang di base itu tampak cukup lebar dan terlihat sejumlah truk hilir mudik mengangkut material. Sementara beberapa alat berat tampak bekerja melakukan penimbunan.
(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
5 Pesan Danrem 031 Wirabima Cegah Karhutla di Pelalawan
-
Lingkungan
Dinas LHK Riau Ungkap Penyebab Kebakaran Lahan Gambut
-
Hukrim
Polres Rohul Ringkus Tiga Pelaku Pembakar Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi
-
Lingkungan
Satgas Karlahut Riau Berhasil Padamkan Kebakaran di Dumai dan Siak
-
Lingkungan
BMKG Pekanbaru Catat Ratusan Hotspot Terdeteksi di 11 Kabupaten dan Kota
-
Lingkungan
Satgas Karhutla Riau Padamkan Kebakaran Pulau Rupat dan Lubuk Gaung

