• Home
  • Hukrim
  • Bupati Meranti Tegaskan PNS dan Non PNS Terlibat Narkoba Pecat

Bupati Meranti Tegaskan PNS dan Non PNS Terlibat Narkoba Pecat

Sawal Jumat, 21 September 2018 21:30 WIB
MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si,menegaskan  tidak akan mentolerir pegawai PNS maupun Non PNS dilingkungan Pemkab. Meranti yang terlibat kasus Narkoba.

Pemkab. Meranti akan memberlakukan sanksi tegas sampai pemecatan terhadap oknum  ANS maupun Honorer yang terlibat dengan kasus narkoba. Demikian disampaikan Bupati Melalui Kabag Humas Sekdakab Heri saputra kepada awak media kamis (20/9/2018).

"Sesuai dengan Intruksi Bupati Kepulauan Meranti kepada seluruh Kepala OPD dilingkungan Pemkan. Meranti untuk memperketat pengawasan melekat (Waskat), kepada seluruh stafnya jika ditemukan PNS tersangkut kasus Narkoba akan dipecat dari jabatannya dan Non PNS akan langsung dipecat," Tegasnya.

Ketegasan tersebut diberlakukan menginggat  semakin  maraknya  pegawai PNS dan Non PNS di Meranti, diamankan oleh pihak berwajib karena kedapatan menggunakan Narkoba. Seperti yang terjadi baru-baru ini salah seorang  Pegawai Non PNS di disalah satu OPD  Kepulauan Meranti, diamankan.karena diduga terlibat kasus Narkoba.dari pemeriksaan pihak Kepolisian di TKP, menemukan barang haram Narkoba jenis Shabu-Shabu bersama dengan tersangka.

Saat ini dalam rangka menegakan intruksi Bupati Kepulauan Meranti tersebut, pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Meranti telah memproses surat pemberhentian terhadap yang bersangkutan.

Sekedar informasi sebelum pihak BKD memproses surat pemberhentian, Kepala Disperindag Meranti Drs. H. Azza Fahroni telah lebih dulu menandatangani surat pemberhetian kepada staf Non PNS-nya yang terlibat Narkoba.

Lebih jauh disampaikan Kabag Humas dan Protokol, kepada seluruh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Meranti tidak lagi dibenarkan untuk melakukan penerimaan tenaga honorer secara sepihak,jika ada  OPD yang menerima tenaga Honerer secara sepihak maka tiudak menutup kemungkinan kepala OPD juga akan medapat sanksi”jelasnya.

Menurut Pria yang akrab disapa Eri gading itu kebijakan tersebut diambil   karena jumlah Honorer yang ada saat ini dinilai sudah lebih  dari cukup. Selain itu dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah yang lebih diprioritaskan untuk pembangunan Infrastuktur yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat”ungkapnya.

Demi menjaga profesionalitas PNS dan Non PNS dilingkungan Pemkab. Meranti, Bupati Meranti dikatakan   Hery Saputra, menghimbau untuk bersama-sama melakukan pengawasan, jika melihat atau mendapati silahkan melaporkan kepada pihak berwajib dan Badan Kepegawaian untuk diberikan tindakan tegas.

Selain itu Heri juga menghimbau kepada masyarakat khusunya kepada generasi muida untuk dapat menghidari barang haram tersebut.”tidak ada manfaatnya sama sekali mengkomsumsi narkoba tersebut,tapi sebaliknya hanya menghancurkan masa depada generasi muda itu sendiri”sebutnya. 

Mengkomsumsi narkoba itu bukan saja salah dari sisi hukum,tapi juga salah disisi agama,selain itu mental dan syaraf bagi siapapun yang mengkomsumsinya apa lagi njika sudah ketrgantungan ini tentunya akan lebih fatal lagi..

Untuk Pria bertubuh kekar itu juga mengimbau kepada masyarakat khsusnya para orang tua untuk dapat mengawasi prilaku anak-anaknya terutama dalam pergaulannya sehari,jika ada tingkah yang aneh segera ambil tindakan  jangan sampai anak-anak  kita terjerumus dan menjadi korban barang-barang haram tersebut.

Saat ini Indonesia Darurat Narkoba tentunya peranan masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya menumpas peredaran narkoba khusunya di wilayah kabupaten kepualuan Meranti.Masyarakat bisa berperan memalui pengawasan terhadap anak-anak mereka, dengan para orang tua juga telah ikut membantu pemrintah dalam membasmi narkoba di kota sagu ini dengan begitu tanah jantandapat menjadi negeri yang baldatun, Toybatun, Warobun, ghofur," pungkasnya.

(wal/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Bupati MerantiNarkobaPemkab Meranti
Komentar