Demo, Mahasiswa GemPUR Minta Dana KBM Dikembalikan
Senin, 13 Januari 2014 14:10 WIB
PEKANBARU - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam GeMPUR (Gerakan Mahasiswa Peduli UMRI) menggelar aksi di depan kampus Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Jalan KH Ahmad Dahlan Pekanbaru, Senin (13/1/14). Mereka menuntut transparansi keuangan universitas.
Sebab, menurut mereka banyak pungutan keuangan yang tidak jelas kegunaanya. Dicontohkannya, pungutan dana Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) pada tahun 2011 dan 2012, namun pada tahun tersebut rektorat tidak melaksanakanya. Padahal setiap mahasiswa wajib bayar Rp100 ribu.
"Pada tahun 2011 dan 2012 KBM tidak dilaksanakan oleh pihak rektorat. Sedangkan biaya KBM telah dipungut dari mahasiswa. Kemana dana tersebut?," ungkap salah satu oratsi mahasiswa Hery Fadli.
Untuk itu ia meminta agar pihak rektorat untuk mengembalikan dana KBM kepada mahasiswa. Sebab program yangdijalankan pada tahun 2013 tidak sesuai dengan yang diharapkan dan sifatnya dinilai hanya untuk menutupi boboroknya KBM tahun sebelumnya.
Selain itu, mahasiswa juga menuntut penggunaan anggaran praktikum dan pengembangan yang telah dipungut dari mahasiswa. Sampai saat ini, mereka menjelaskan sarana dan prasarana yang diberikan kepada masyarakat jauh dari memadai.
Ketidak trasnparan penggunaan anggaran dinilai mahasiswa mulai tahun 2011. Sejak tahun tersebut ada beberapa pungutan yang programnya tidak berjalan seperti uang praktikum dan juga KBM yang dimaksut.***(tam)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

