Tuntut Blok Kampar,
Demonstran Lumpuhkan Operasional PT Medco di Kerumutan
Sabtu, 28 Juni 2014 16:27 WIB
PANGKALANKERINCI - Sekitar 150 massa yang tergabung kepada elemen, mahasiswa, pemuda dan masyarakat melakukan aksi di dua titik operasianal PT Medco Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan, Sabtu (28/6/14).
Akibat aksi ini aktivitas pertambangan minyak ini lumpuh. Aksi ini merupakan buntut buntunya perjuangan masyarakat Pelalawan, setelah menghadapi Kementrian ESDM dan Komisi VII DPR-RI, beberapa waktu lalu.
Dua titik yang dianggap urgen menjadi sasaran pengunjuk rasa. Titik pertama adalah di Desa Mak Teduh dan Desa Air Kuning, Kecamatan Kerumutan. Sejumlah kendaraan pengangkut minyak mentah dipaksa berhenti ketika melintasi tempat orasi massa.
Menggunakan pengeras suara, para sopir drump truck dengan kapasitas mencapai 40 ton tersebut tidak berdaya melanjutkan perjalanan. Mendadak mobil-mobil berat ini berjejer rapi di pinggir bibir jalan.
Informasi yang dirangkum riauterkini di lapangan, pengunjuk rasa berasal dari Ikatan Keluarga Mahasiswa Pelalawan Indonesia (IKMPI), Himpunan Mahasiswa Pelalawan (Hipmawan), Majelis Pemuda Pelalawan (MPP), Ikatan Pemuda Mahasiswa Pelalawan Bersatu (IPM-PB).
Salah seorang pengunjuk rasa yang juga Sekjen IKMPI Buchori, menyebutkan, aksi ini merupakan bentuk protes kepada Pemerintah Pusat terhadap keinginan masyarakat Pelalalawan yang ingin merebut Blok Kampar.
"Ini adalah bentuk protes masyarakat Pelalawan terhadap keinginan pengelolaan Blok Kampar yang tidak mendapat respon dari Kementerian ESDM. Kita akan menggalang massa lebih besar jika tidak ditanggapi," tukasnya.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

