BPK RI Diminta Audit Keuangan,
Direktur PDAM Bengkalis Diduga Sengaja Tutupi Penyelewengan Uang Negara
Jumat, 11 Oktober 2013 00:50 WIB
BENGKALIS, RIAUHEADLINE.COM- Carut marut perusahaan PT. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bengkalis, terkesan sengaja ditutupi oleh perusahaan. Kendati kabarnya sudah santer terdengar soal pelaksanaan proyek tidak selesai 100 persen hingga Desember 2012 lalu. Namun pihak kontraktor telah mendapatkan termen (pembayaran) 100 persen.
Parahnya, pihak perusahaan sepertinya sengaja melindungi kasus penyelewengan uang Negara guna menyelamatkan citra PT. PDAM Kabupaten Bengkalis dari pandangan masyarakat.
Melihat tindakan yang dilakukan oleh pihak PT. PDAM Bengakalis tidak ada, sejumlah kalangan mendesak Banda Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Pewakilan Riau, untuk segera melakukan audit terhadap perusahaan air minum tersebut.
Ironisnya lagi, saben tahun anggaran PDAM Bengkalis, terus mendapatkan suntikan dana dari pemerintah Kabupaten Bengkalis, namun suntikan dana itu masih menjadi keluhan kalangan masyarakat terkait pelayanan air bersih yang di produksi kurang memuaskan.
Sekretaris FOKAL (Forum Komunikasi Antar Lembaga), Syafril Naldi beberapa waktu lalu menyatakan, sudah seharusnya BPK melakukan audit kepada PT PDAM mengingat kucuranan dana yang terus di suntikan oleh Pemkab Bengkalis, sudah lumayan banyak.
"Hingga kini PDAM belum dapat memberikan pelayanan optimal di yang di rasakan masyarakat. Suntikan dana setiap tahun di kucurkan pemerintah daerah, namun masih banyak masyarakat mengeluhkan pelayanan mereka," ungkapnya.
Ditegaskan Syafril, sejauh mana realisasi PT. PDAM Bengkalis, terhadap penggunaan dana tersebut? Jadi sudah seharusnya BPK RI melakukan audit terhadap PT. PDAM Bengkalis tersebut guna menyelamatkan keuangan negara.
Buramnya persoalan ini kian nampak nyata setelah, Nova Novianti Direktur PDAM Kabupaten Bengkalis ketika diwawancari oleh sejumlah wartawan enggan berkomentar dan tidak bersedia menjawab pertanyaan yang dilontarkan sejumlah wartawan dengan alasan belum ada waktu.
"Saya tidak ada waktu untuk masalah itu. Karena hari ini hanya berkaitan dengan press konfrens tadi. Hari ini saya bicara mengenai air baku yang mulai pulih pak, kalau bicara mengenai hal yang lain di lain waktu saja," kilah Nova Novianti.***(red)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

