Disergah Gubri Annas, Kapolres Bengkalis Iklas Memaafkan
Jumat, 21 Maret 2014 09:16 WIB
PEKANBARU - Selain berkonflik dengan wartawan saat jumlah pers ekspos tersangka pembakar lahan Cagar Bioesfer Giam Siak Kecil di Posko Satgas Karhula di Lanud Roesmin Nurdjadin, teryata Gubernur Riau Annas Maamun juga beradang kepada Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo.
Gubri Annas langsung gusar saat diminta Kapolres Bengkalis untuk tidak terlalu banyak bertanya pada tersangka pembakar lahan. Jawaban dari para tersangka dikhawatirkan akan membuat calon tersangka yang masih dalam penyelidikan melarikan diri.
"Pak, jangan ditanya semuanya, nanti nama-nama yang diungkapkan lari semua," pinta Kapolres pada Gubri Annas.
Namun Gubri Annas meresponnya negatif. Dengan suara bertekanan, mantan Bupati Rokan Hilir tersebut menyergah: "Tuan siapa, kenapa dilarang-larang saya bertanya. Saya diundang kesini, kalau begini saya tak usah bicara lagi lah.”
Menanggapi insiden dengan Gubri Annas, Kapolres Bengkalis tak terlalu mempermasalahkan. Sebagai penyidik, ia berkewajiban mencegah terjadi situasi yang bisa mengganggu jalannya proses penyelidikan. Langkahnya meminta pada gubernur murni berdasarkan pertimbangan prosionalitas tugas.
"Kalau nanti karena ditanya, para tersangka menyebutkan nama-nama kawan atau pihak yang terlibat lainnya, mereka bisa melarikan diri dan itu akan menyulitkan tugas penegakan hukum dalam kasus Karhutla," ujarnya menjawab wartawan yang menghubunginya, Jumat (21/3/14).
Secara pribadi, lanjut Andry, dirinya tak mempermasalahkan ucapan gubernur. Bahkan, meskipun tak diminta, ia iklas memaafkan kalau apa yang dilakukan gubernur dianggap salah.***(mad)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

