Kerap Terjadi Lakalantas,
Dishub Dumai Bakal Perketat Arus Lalin di Jalan Cut Nyak Dien
Jumat, 31 Januari 2014 20:25 WIB
DUMAI - Seringnya terjadi kecelakaan lalulintas di Jalan Cut Nyak Dien Kecamatan Dumai Barat beberapa hari belakangan ini membuat lapisan masyarakat setempat marah dan menggelar aksi pemblokiran jalan.
Warga marah karena setiap kejadian kecelakaan di wilayahnya melibatkan truk pengakut Crude Palm Oil (CPO) milik perusahaan industri yang berada di Kecamatan Sungai Sembilan.
Kemarahan warga itu langsung direspon Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai Taufik Ibrahim, Kapolsek Dumai Barat Kompol Achmad Gusti Hartono dan Camat Dumai Barat Fauzan.
Pejabat pemerintahan ini langsung menggelar pertemuan dengan kalangan masyarakat di Kecamatan Dumai Barat. Dari pertemuan itu, warga meminta kepada pemerintah untuk memasang rambu-rambu dan petugas di setiap tikungan.
"Kita sebagai warga sangat meresakan kerap terjadinya kecelakaan di Dumai Barat ini. Dalam waktu dekat sudah dua orang yang menjadi korbannya. Apalagi yang menabrak itu mobil pengakut CPO milik perusahaan industri di Kecamatan Sungai Sembilan," ungkap Mugiman.
Permintaan masyarakat Dumai Barat itu disambut positif oleh Kadishub Dumai. Taufik merespon dan memberikan penjelasan kepada masyarakat, bahwa akan menempatkan petugasnya setiap hari di persimpangan gerbang Purnama, sebanyak empat orang petugas.
"Selain itu, kita juga akan memasang rambu bagi kecepatan maksimum truk yang diperbolehkan melintas hanya 25 kilometer saja. Sementara truk diperbolehkan melintas hanya diatas pukul 08.00 pagi. Jika ditemukan ada truk yang bandel maka akan ditilang ditempat," jelasnya.
Sementara Kapolsek Dumai Barat Kompol Achmad Gusti Hartono mengatakan, selaku pihak keamanan personil polisi sudah disiapkan setiap harinya mulai pukul 07.00 wib sampai dengan pukul 07.30 wib. Untuk mengatur dan mengawasi lalu lintas di perempatan Jalan Cut Nak Dien, Purnama.
Sebagai tambahan, Truk antri dari persimpangan Jalan Wan Amir dan Jalan Ratu Sima, karena tidak bisa masuk kejalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Purnama. Antrian sepanjang 3 km berlangsung sekitar dua jam, sehingga menyebabkan gangguan khususnya bagi pengendara sepeda motor.***(die)
Warga marah karena setiap kejadian kecelakaan di wilayahnya melibatkan truk pengakut Crude Palm Oil (CPO) milik perusahaan industri yang berada di Kecamatan Sungai Sembilan.
Kemarahan warga itu langsung direspon Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai Taufik Ibrahim, Kapolsek Dumai Barat Kompol Achmad Gusti Hartono dan Camat Dumai Barat Fauzan.
Pejabat pemerintahan ini langsung menggelar pertemuan dengan kalangan masyarakat di Kecamatan Dumai Barat. Dari pertemuan itu, warga meminta kepada pemerintah untuk memasang rambu-rambu dan petugas di setiap tikungan.
"Kita sebagai warga sangat meresakan kerap terjadinya kecelakaan di Dumai Barat ini. Dalam waktu dekat sudah dua orang yang menjadi korbannya. Apalagi yang menabrak itu mobil pengakut CPO milik perusahaan industri di Kecamatan Sungai Sembilan," ungkap Mugiman.
Permintaan masyarakat Dumai Barat itu disambut positif oleh Kadishub Dumai. Taufik merespon dan memberikan penjelasan kepada masyarakat, bahwa akan menempatkan petugasnya setiap hari di persimpangan gerbang Purnama, sebanyak empat orang petugas.
"Selain itu, kita juga akan memasang rambu bagi kecepatan maksimum truk yang diperbolehkan melintas hanya 25 kilometer saja. Sementara truk diperbolehkan melintas hanya diatas pukul 08.00 pagi. Jika ditemukan ada truk yang bandel maka akan ditilang ditempat," jelasnya.
Sementara Kapolsek Dumai Barat Kompol Achmad Gusti Hartono mengatakan, selaku pihak keamanan personil polisi sudah disiapkan setiap harinya mulai pukul 07.00 wib sampai dengan pukul 07.30 wib. Untuk mengatur dan mengawasi lalu lintas di perempatan Jalan Cut Nak Dien, Purnama.
Sebagai tambahan, Truk antri dari persimpangan Jalan Wan Amir dan Jalan Ratu Sima, karena tidak bisa masuk kejalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Purnama. Antrian sepanjang 3 km berlangsung sekitar dua jam, sehingga menyebabkan gangguan khususnya bagi pengendara sepeda motor.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

