• Home
  • Hukrim
  • Drama Penangkapan Kurir 16 Kg Shabu oleh Polda Riau

Drama Penangkapan Kurir 16 Kg Shabu oleh Polda Riau

Hadi Pramono Sabtu, 24 Oktober 2020 12:47 WIB
PEKANBARU - Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil menangkapan dua pelaku narkoba jenis shabu-shabu seberat 16 kilogram di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru, Jumat (23/10) malam.

Dalam penangkapan pelaku narkoba ini diawali dengan kejar-kejaran kendaraan roda empat yang dikendarai pelaku. Kerja keras petugaspun akhirnya berhasil menghentikan laju mobil milik pelaku.

Tepat di depan Showroom Arengka Auto Mall jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, kedua pelaku yang mengendarai mobil jenis Opel Blazer warna Hitam BM 1306 VW berhasil dibekuk petugas kepolisian.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Victor Siagian, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penangkapan pelaku narkoba. "Benar ada penangkapan, sekarang dalam pengembangan," katanya.

Victor juga membenarkan dua pelaku telah diamankan. Satu di antaranya adalah oknum polisi yang bertugas di Ditreskrimum Polda Riau. Dari tangan kedua pelaku, kata Victor, diamankan 16 kilogram sabu. "BB (barang bukti) 16 kilo," ucap Victor.

Terkait peran oknum perwira polisi itu dalam bisnis haram, Victor mengatakan sebagai sebagai kurir narkoba. "Diduga kurir," kata Victor seperti dikutip dari media cakaplah.com.

Sebagai data pendukung, Jumat (23/10) sekira jam 16.00 WIB tim mendapat informasi akan ada transaksi narkoba jenis sabu di wilayah Kota Pekanbaru, kemudian tim melakukan penyelidikan di daerah Jalan Arengka 1 Pekanbaru.

Mengetahui ciri dari orang yang akan melakukan transaksi narkoba maka pada pukul 19.00 wib, Tim membuntuti kendaraan tersangka yaitu Opel Blazer warna hitam BM 1306 VW melintas melewati Jalan Arengka 1 dan berbelok ke arah Jalan Arifin Ahmad.

Selanjutnya mobil tersebut berhenti di Jalan Parit Indah Pekanbaru. Setelah beberapa lama menunggu, mobil tersebut berbalik arah ke jalan Sudirman sehingga tim melakukan pengejaran.

Pada saat dilakukan pengejaran salah satu tersangka membuang tas di jalan dan langsung diamankan oleh anggota. Sedangkan tim lain tetap mengejar mobil tersangka hingga akhirnya dilepaskan tembakan untuk menghentikan mobil.

Pada saat dilakukan penangkapan, tim menemukan 2 orang di dalam mobil yang diduga tersangka, 1 orang terkena tembakan di lengan dan punggung, kemudian 1 orang lagi mengalami luka sobek di kepala akibat benturan.

Setelah dilakukan interogasi lebih lanjut maka didapati bahwa pengemudi mobil tersebut seorang anggota polri berpangkat Kompol di  Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.

Kemudian tim mengamankan kedua tersangka serta membawa ke rumah sakit Bhayangkara guna dilakukan pengobatan. Sedangkan barang bukti narkoba di bawa ke Mapolda Riau guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Tersangka yang mengalami luka tembak bagian lengan atas dan luka terdapat proyektil di bagian punggung berinisial IZ (55) oknum Polri dan tersangka dengan luka pada bagian kepala akibat tabrakan mobil berinisial HW (51) wiraswasta.

Sementara dalam video berdurasi 1 menit 15 detik yang viral di media sosial itu, terlihat polisi berpakaian preman mengamankan dua orang pria yang sudah tergolek di jalan. "Jangan macam-macam kau. Jangan main-main kau sama anggota. Tiarap, tiarap," terdengar teriakan seorang pria di video tersebut.

Sejumlah polisi bersiaga, ada yang memegang senjata api untuk mengamankan dua pria agar tidak kabur lagi. "Ampun, ampun," terdengar suara seorang pelaku.

Di lokasi tampak dua mobil warna hitam dalam kondisi rusak. Informasi beredar, satu unit mobil milik polisi dan satunya mobil yang ditumpangi kedua pelaku. Peristiwa itu terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Sidomulyo Timur, Marpoyan Damai. 

Lokasi sempat macet karena warga yang berkerumun menyaksikan penangkapan pelaku. Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur. Mereka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk mendapat perawatan medis.

Dari pantauan di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru, Jumat malam, kedua pelaku dirawat di ruang IGD. Di sekitar rumah sakit tampak sejumlah polisi berseragam dan pakaian sipil berjaga.
Tags Hukuman MatiNarkobaPolda RiauPolisi Nakal
Komentar