Dua Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan
Minggu, 22 Maret 2015 19:41 WIB
PELALAWAN - Jenazah ibu dan anak yang sempat hilang di sungai Kampar akibat pompong mereka ditabrak ponton Sabtu (21/3/2015) kemarin telah ditemukan.
"Ya, alhamdulillah, kedua jenazah telah kita temukan," terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Abubakar FE, pada media ini via selulernya, Minggu (22/3/2015).
Abubakar menjelaskan bahwa yang pertama kali ditemukan adalah mayat sang ibu yang bernama Narti pada pukul 17.30 WIB. Narti, ditemukan tak jauh dari lokasi tenggelamnya setelah dilakukan pencarian oleh Tim BPBPKD Pelalawan yang dibantu masyarakat.
"Jenazah Narti (Ibu, red) telah kita temukan tak jauh dari lokasi dimana ia tenggelam," katanya.
Atas penemuan mayat sang ibu itu, sambungnya, para penolong makin bersemangat untuk mencari jenazah sang anak yang bernama Reza. Para penolong menyakini jika mayat sang anak berada tak jauh dari mayat ditemukannya sang ibu.
"Dan dugaan kami benar, karena selang setengah jam kemudian, kami menemukan mayat sang anak yakni Reza. Reza kami temukan mayatnya tak jauh dari mayat ibunya, masih sekitar situ-situ juga," ungkapnya.
Diketahui sebelumnya, peristiwa naas menimpa Narti dan M Reza, keduanya adalah ibu dan anak, warga Bunut, Kecamatan Bunut.
Ibu dan anak ini hilang setelah pompong yang ditumpanginya tertabrak ponton saat berada di Sungai Kampar, Desa Kuala Tolam, Kecamatan Pelalawan, Sabtu (21/3/2015) sekira pukul 23.00 WIB.
Menurut Kepala Desa Kuala Tolam, Edi Jasman, Minggu (22/3/2015), dua korban hilang akibat pompong yang ditumpanginya tertabrak oleh ponton.
"Keduanya, saat itu sedang berada di atas pompong yang tertambat di pinggir sungai. Dan tertabrak ponton yang melintas," ungkapnya.
Lanjut Edi Jasman, karena tertabrak ponton, pompong tersebut terbalik bersama dua orang penumpangnya. Kedua orang penumpang pun tenggelam dan hilang di sungai.
"Ponton bersama nahkodanya sudah diamankan polisi, untuk menghindarai hal-hal yang tidak diinginkan," tutupnya.
(rdk/adi/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Lima Fungsional Auditor Inspektorat Resmi Dilantik Bupati Pelalawan
-
Hukrim
Kejati Riau Perikasa 50 Saksi Korupsi Berjamaah APBD Pelalawan
-
Hukrim
Maling Spesialis Pecah Kaca Mobil Gasak Uang Tunai Rp1,3 Miliar di Pelalawan
-
Hukrim
Massa Bakar Rumah Tersangka Pencabulan di Pelalawan
-
Hukrim
Kejari Pelalawan Tahan 5 Tersangka Korupsi Proyek Rumah Sangat Sederhana
-
Pendidikan
Mahasiswa FKIP UNRI Uji Kemampuan Bahasa Inggris

