• Home
  • Hukrim
  • Dua Pekan, Satlantas Polres Dumai Gelar Operasi Zebra 2013

Dua Pekan, Satlantas Polres Dumai Gelar Operasi Zebra 2013

Kamis, 31 Oktober 2013 13:05 WIB

DUMAI - Dalam rangka menciptakan ketertiban para pengendara kendaraan di jalan umum supaya dapat mengurangi resiko gangguan dan kecelakaan, Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Dumai, selama dua pekan gencar melakukan Operasi Razia Zebra 2013.

Kasat Lantas Polres Dumai, AKP Jaka Wahyudi ketika dikonfirmasi riauterkinicom mengatakan, selama melaksanakan Operasi Razia Zebra 2013 kali ini sudah banyak menjaring pengendara roda dua yang belum melengkapi persyaratan dalam melakukan perjalan di jalan raya.

Adapun lokasi yang dipusatkan untuk melaksanakan Operasi Razia Zebra 2013 kali ini, kata Jaka Wahyudi, jalan umum dan protokol yang ada wiyalah hukum Polres Dumai. Sedangkan untuk anggota yang diturunkan dalam giat kali ini, lanjut dia, sebanyak 60 orang personel polisi dari Satlantas Polres Dumai.

"Gelaran Operasi Razia Zebra 2013 ini bertujuan menertibkan lalu lintas dan menekan tindak kriminalitas di jalan raya dan angka kecelakaan serta menjelang pelaksanaan putaran kedua pemilihan gubernur Riau, Natal dan perayaan tahun baru 2014," ungkap Kasat Lantas Polres Dumai, Kamis (31/10/13). 

Dalam operasi Zebra tahun ini, mantan Kasat Lantas Polres Kampar mengatakan, mengedepankan penindakan kepada pelanggar lalulintas dengan sasaran pengendara di jalan umum yang tidak mematuhi aturan dan tata tertib lalulintas sebagaimana mestinya. 

"Operasi dimulai Senin 28 Oktober hingga 10 Nopember depan atau sekitar empat belas hari dalam rangka menciptakan ketertiban para pengendara kendaraan di jalan umum supaya dapat mengurangi resiko gangguan dan kecelakaan," terangnya. 

Untuk kendaraan roda dua harus melengkapi spion, lampu sen, dan lampu rem serta lampu utama, pengendara juga mengunakan helm bahkan membawa STNK dan SIM. Bagi pemilik mobil juga harus melengkapi sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang disampingnya, membawa SIM, STNK, memeriksa kotak P3K dalam kendaraan.

"Kami mengihimbau agar pengemudi dapat melengkapi peralatan kendaraan dan surat-surat kendaraan supaya saat operasi tersebut tidak terjaring. Begitu juga dengan kalangan pelajar yang belum memiliki SIM untuk tidak menaiki kendaraan roda duanya saat bepergian ke sekolah," himbau AKP Jaka Wahyudi.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar