• Home
  • Hukrim
  • Dumai Rawan Narkoba, Lanal Perketat Pengawasan Perairan

Dumai Rawan Narkoba, Lanal Perketat Pengawasan Perairan

Kamis, 09 April 2015 16:25 WIB
DUMAI - Jajaran Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kota Dumai mengakui kewalahan dalam mengawasi perairan dan khususnya pelabuhan tikus yang terdapat di beberapa titik karena kerap dijadikan jalan para sindikat jaringan narkoba internasional.

Danlanal Dumai melalui Palaksa, Letkol Laut (P) Sunar Solehuddin, kepada sejumlah awak media mengatakan bahwa garis pantai Dumai cukup panjang hingga mencapai 134 km. Pihaknya pun mengaku bahwa pengawasan di perairan saat ini masih belum optimal.

"Kami sadar pengawasan belum maksimal, tapi kami akan terus melakukan pengawasan di perairan, terutama yang berbatasan langsung dengan perairan negara tetangga. Inilah tugas kami selama ini," ujarnya, saat berbincangn dengan wartawan, Kamis (9/4/15).

Dikatakan Sunar, anggota Lanal Dumai setiap hari secara bergilir melakukan patroli rutin di perairan Dumai. Patroli itu memantau kondisi keamanan negara dari sisi laut dan bibir pantau yang menjadi pantauan Lanal Dumai.

"Kami juga mengapresiasi kinerja penangkapan jaringan narkoba internasional yang dilakukan pihak Polres Dumai. Karena masalah narkoba ini merupakan tanggungjawab kita semua. Bukan aparat hukum saja, tapi masyarakat juga ikut berperan," ungkapnya.

Sedangkan dalam penanganan kasus narkoba jaringan internasional yang memanfaatkan jalan pelabuhan tikus, Polres Dumaipun langsung membentuk satgas khusus untuk mengawasi perairan Dumai, terutama jalur pelabuhan tikus yang terdapat beberapa titik. 

"Kami akui memang kesulitan mengawasi seluruh jalur itu. Tapi tim gabungan terus memantau adanya jaringan peredaran narkoba. Kami juga berharap kerjasama yang baik dari seluruh komponen masyarakat untuk memberikan informasi terkait masalah ini," pintanya. 

Terbukti pekan lalu dua kasus narkoba diungkap pihak kepolisian. Pertama pengungkapan 46 kg sabu yang melibatkan satu warga negara Malaysia. Kemudian pengungkapan kasus 1 kg sabu dan 490 butir pil ekstasi. Para pelaku diamankan pada hari yang sama pada, Kamis (2/4/15).

Sesuai hasil analisa dan evaluasi jajaran Polres Dumai, narkoba jaringan internasional menyusup ke perairan Dumai lewat 11 kawasan Pelabuhan Tikus. Seluruh jalur tersebut kini diawasi oleh satgas yang merupakan gabungan personel polsek, sat reskrim, sat intelkam dan satres narkoba. 

Sebagai data tambahan, bahwa sebelum jajaran Polres Dumai berhasil menangkap dua orang tersangka narkoba jaringan internasional berinisial DA dan DNI dengan barang bukti sebanyak 1 kilogram sabu dan 490 butir pil ektasi di pelabuhan tikus di Kecamatan Medang Kampai. 

Satu dari dua orang tersangka ini berinisial DNI, merupakan anak mantan Ketua DPRD Dumai dan Anggota DPRD Riau. Kedua tersangka ini bakal diganjar hukuman mati oleh Polres Dumai, karena diduga kepemilikan narkoba dengan jumlah cukup besar.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Narkoba
Komentar