Gawad! Oknum Polisi Banyak Terlibat Narkoba di Riau
Rabu, 08 Januari 2014 10:35 WIB
PEKANBARU - Peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di Riau terbukti kian parah. Sepanjang 2013 saja, kepolisian setempat berhasil mengamankan 6,8 kilogram narkotika jenis sabu-sabu dari ratusan perkara yang ditangani.
"Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2012), penyitaan barang bukti ini meningkat," kata Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (8/1/2014).
Tahun lalu, demikian Condro, Polda Riau bersama jajaran berhasil mengamankan 6,3 kilogram sabu-sabu dari tangan ratusan tersangka pemiliknya.
Dengan demikian, kata dia, terjadi peningkatan sekitar 7,7 persen untuk barang bukti sabu-sabu yang diamankan oleh anggota di Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau dan jajaran di tiap polres 12 kabupaten/kota.
Kasus peredaran narkoba di berbagai wilayah kabupaten/kota di Riau dikabarkan terus marak setiap tahunnya.
Bahkan peminat barang haram itu menurut informasi kepolisian telah menjangkau sejumlah kalangan masyarakat,mulai dari petani, pengusaha, pejabat pemerintahan, pegawai negeri sipil, legislator, dan petani serta kalangan lainnya.
Bahkan sepanjang 2013, terdata ada sebanyak 19 oknum anggota kepolisian yang bertugas di Riau terlibat pengedaran berbagai jenis narkotika secara ilegal.
Jumlah tersebut merupakan rangkuman penindakan Ditresnarkoba Polda Riau selama Januari hingga September 2013. Untuk dua orang oknum polisi diantaranya itu, diamankan oleh tim dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.
Sementara empat orang oknum lagi, menurut data kepolisian, ditangani oleh jajaran Polresta Pekanbaru dan Dumai. Kemudian Polres Kabupaten Bengkalis juga sempat menangani kasus kepemilikan dan penyalahgunaan nakoba yang melibatkan sebanyak empat orang oknum polisi.
Untuk jajaran Polres Kabupaten Kampar, telah menangani beberapa kasus narkoba yang melibatkan dua oknum Polri yang bertugas di daerah itu.
Selebihnya ditangani Polres Rokan Hulu dan Kuantan Singingi masing-masing melibatkan dua oknum anggota polisi, kemudian Polres Indragiri Hilir dan Pelalawan (masing-masing satu kasus narkoba melibatkan satu oknum Polri).
Terakhir pengungkapan kasus peredaran narkoba yang malibatkan seorang oknum anggota Polri juga ditangani oleh Polres Kabupaten Rokan Hilir.
Ditreserse Narkoba Polda Riau juga mencatat, sepanjang Januari-September 2013, lembaga ini telah menangani sejumlah kasus peredaran narkoba yang melibatkan oknum anggota TNI. Satu diantaranya ditangani oleh Ditreserse Narkoba, sementara satu kasus lagi ditangani oleh Polres Kabupaten Indragiri Hilir.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

