Gawad, Rutan Kelas II B Dumai Over Kapasitas
Jumat, 27 Desember 2013 14:19 WIB
DUMAI - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Dumai saat ini mengalami over kapasitias. Padahal seyogjanya rumah warga binaa itu bisa dihuni sebanyak 150 orang, namun pada akhirnya kini mencapai 600 orang narapidana.
Kepala Rutan Kelas II B Dumai Marthen, kepada media ini mengatakan kelebihan jumlah napi maupun tahanan berlangsung sejak lama alias sebelum dirinya mejabat sebagai kepala Rutan Dumai.
"Biarpun over kapasitas warga binaan, kondisi Rutan Dumai tetap dalam keadaan kondusif dan aman," ungkap Marten, Jumat (27/12/13).
Kondisi kelebihan penghuni Rutan yang idealnya hanya dihuni 150 narapidana kata dia, disebabkan semakin tingginya tingkat kejahatan dan jumlah pelakunya pun lebih dari satu orang.
"Untuk satu kasus saja pelakunya lebih dari satu orang. Gimana tidak over rumah warga binaan ini. Tapi kami tetap menjaga kekondusifan di dalam rutan ini," ucap Marthen
Selama menjabat Marthen mengaku tidak menutupi bahwa fasilitas yang dimiliki Rutan Dumai sangat minim. Dimana, Rutan Dumai hanya merupakan tempat penampungan sementara dan dengan pembinaan yang minim.
"Biarpun minim kita juga sudah memberikan beberapa pelatihan kepada warga binaan yang jumlahnya dibatasi cuma untuk 60 orang napi sesuai peraturan. Ada tiga pelatihan, yakni pengelasan, pijat refleksi dan blower," katanya.***(die)
Kepala Rutan Kelas II B Dumai Marthen, kepada media ini mengatakan kelebihan jumlah napi maupun tahanan berlangsung sejak lama alias sebelum dirinya mejabat sebagai kepala Rutan Dumai.
"Biarpun over kapasitas warga binaan, kondisi Rutan Dumai tetap dalam keadaan kondusif dan aman," ungkap Marten, Jumat (27/12/13).
Kondisi kelebihan penghuni Rutan yang idealnya hanya dihuni 150 narapidana kata dia, disebabkan semakin tingginya tingkat kejahatan dan jumlah pelakunya pun lebih dari satu orang.
"Untuk satu kasus saja pelakunya lebih dari satu orang. Gimana tidak over rumah warga binaan ini. Tapi kami tetap menjaga kekondusifan di dalam rutan ini," ucap Marthen
Selama menjabat Marthen mengaku tidak menutupi bahwa fasilitas yang dimiliki Rutan Dumai sangat minim. Dimana, Rutan Dumai hanya merupakan tempat penampungan sementara dan dengan pembinaan yang minim.
"Biarpun minim kita juga sudah memberikan beberapa pelatihan kepada warga binaan yang jumlahnya dibatasi cuma untuk 60 orang napi sesuai peraturan. Ada tiga pelatihan, yakni pengelasan, pijat refleksi dan blower," katanya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

