HMI MPO Minta Pelaku Penganiayaan Nurhasmi Ditangkap
Selasa, 03 Juni 2014 18:28 WIB
PEKANBARU - Simpati terhadap korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh istri Bupati Kampar dan ajudannya, terus mengalir. Kali ini berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Pekanbaru.
HMI MPO meminta aparat keamanan menangkap pelaku dan dihukum seberat-beratnya dan jangan ada kompromi mentang-mentang kepala daerah.
Selasa (3/6/2014) siang, Ketua HMI MPO Pekanbaru Ganjar Setiawan mengatakan, pihaknya mengutuk kejadian yang dilakukan oleh pejabat pemerintah di Kabupaten Kampar.
Apa lagi yang melakukan perbuatan tidak terpuji itu dilakukan oleh istri Bupati Kampar Jefry Noer, Eva Yuliana yang juga sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kampar.
Hal ini sangat memprihatinkan, seorang pimpinan daerah yang melakukan hal tersebut kepada masyarakatnya sendiri.
'Korban Jamal dan istrinya Nurhasmi masih dirawat intensif di RSUD Arifin Achmad karena mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Kita sangat sedih melihatnya,' ujarnya.
Ganjar Setiawan mengatakan pihak penegak hukum harus bisa bersikap profesional dalam hal ini. Jangan ada kompromi mentang-mentang kepala daerah yang diduga melakukannya atau ada keringanan tertentu atau bahkan diabaikan begitu saja prosesnya.
'Jika tidak ditindak secara tegas maka kearogansian keluarga bupati Kampar akan bertambah berani,
Maka HMI MPO menuntut kepada penegak hokum untuk menangkap pelaku dan dihukum seberat-beratnya serta melindungi masyarakat jangan sampai kejadian yang sama terjadi lagi,' tutupnya.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

