• Home
  • Hukrim
  • Ibu & Anak Hilang di Sungai Kampar Setelah Perahu Ditabrak Kapal Kayu

Ibu & Anak Hilang di Sungai Kampar Setelah Perahu Ditabrak Kapal Kayu

Minggu, 22 Maret 2015 18:54 WIB
PELALAWAN - Narsih (32) berserta anaknya Muhammad Reza (4) hilang setelah perahu mereka terbalik lantaran ditabrak oleh kapal ponton yang biasa mengangkut kayu diduga milik salah satu perusahaan besar di Riau yang sedang melintas. Peristiwa terjadi Sabtu (21/3) malam di Desa Tolam, Kecamatan Pelalawan, Riau.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Daerah (BPBPKD) Kabupaten Pelalawan, Abu Bakar FE, Minggu (22/3), mengatakan hingga saat ini kedua korban yang hilang di Sungai Kampar itu belum ditemukan. Sejumlah warga dan nelayan ikut membantu mencari kedua korban.

"Kami bersama pemerintah kecamatan dan warga masih melakukan pencarian. Saya juga sudah menelepon Basarnas untuk turun ke lapangan," ujar Abu Bakar.

Informasi yang dirangkum dilapangan, kejadian di Sungai Kampar ini berawal ketika Sarbini (34) mengajak istrinya Narsih dan anaknya Muhammad Reza mencari udang dengan perahu kayu bermotor ke Sungai Kampar tepatnya di Desa Tolam.

Setelah sampai di lokasi, Sarbini berniat mencari udang ke arah laut yang berbatasan dengan sungai menggunakan sampan. Sarbini mengayuh sampai ke laut dan meninggalkan anak serta istrinya di atas kapal yang ditambat di tepi sungai.

Ketika itu, tiba-tiba datang satu unit kapal ponton berukuran besar melintas dengan mengambil jalur terlalu ke tepi dan menabrak kapal yang ditumpangi Narsih dan Reza. Tak pelak kapalnya karam dan tenggelam ke dasar sungai, hingga akhirnya Narsih dan anaknya hilang.

(mdk/mdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar