• Home
  • Hukrim
  • Tim Cari Dua Warga Pelalawan Hilang di Sungai Kampar

Perahu Ditabrak Kapal Kayu

Tim Cari Dua Warga Pelalawan Hilang di Sungai Kampar

Minggu, 22 Maret 2015 18:57 WIB
PELALAWAN - Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Daerah (BPBPKD) Pelalawan, Abu Bakar FE hingga Ahad (22/3/15) pagi menjelang siang jenazah kedua korban yang hilang tenggelam di Sungai Kampar tepatnya di desa Tolam kecamatan Pelalawan belum ditemukan. 

Saat ini, sejumlah komponen masyarakat tengah berusaha mencari kedua jasad korban. "Sampai sekarang kami bersama pemerintah kecamatan dan warga masih melakukan pencarian. Saya juga sudah menelpon Basarnas untuk turun ke lapangan," terang Abu Bakar.

Kata dia, kedua korban bernama Narsih (32) berserta anaknya Muhammad Reza (4). Ibu dan anak ini tenggelam setelah kapalnya rusak, lantaran ditabrak oleh kapal ponton yang sedang melintas. Alhasil, perahu kayu yang ditumpangi bocor dan karam di Sungai Kampar, berikut kedua korban.

Insiden naas di Sungai Kampar ini berawal ketika Sarbini (34) mengajak istrinya Narsih dan anaknya Muhammad Reza mencari udang. Warga Bunut ini membawa perahu kayu bermotor ke Sungai Kampar tepatnya di Desa Tolam. Setelah sampai di Tempat Kejadian Pekara (TKP), Sarbini berniat mencari udang ke arah laut yang berbatasan dengan sungai.

Menggunakan sampan, Sarbini mengayuh sampai ke laut dan meninggalkan anak serta istrinya diatas kapal yang ditambat ditepi sungai. Asik menjala udang di laut yang bejarak ratusan meter dari kapal tempat istrinya, tanpa disadari sebuah kapal ponton berukuran besar melintas. 

Diduga kapal besar itu mengambil jalur terlalu ke tepi dan menabrak kapal yang ditumpangi Narsih dan Reza. Tak pelak kapalnya karam dan tenggelam ke dasar sungai.

Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga ketika dihubungi sejumlah awak media melalui telepon genggamnya, Ahad (22/3/15) belum mendapat laporan kejadian ini. "Nantilah saya cek kejadian itu," ujar Ade melalui pesan singkatnya.

(rdk/adi/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar