Jaksa Kembali Sita Dokumen Penting Milik PT. BLJ di Pekanbaru
Selasa, 13 Mei 2014 13:32 WIB
BENGKALIS - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis kembali melakukan pengambilan atau penyitaan terhadap sejumlah dokumen-dokumen penting milik PT. BLJ Group untuk kepentingan penyidikan lanjutan.
Sebelumnya pengambilan dokumen-dokumen oleh Tim Penyidik tersebut dilakukan secara serentak, Senin (28/4/14) di dua kantor yang berbeda, Kantor Pusat PT. BLJ yang berada di Menara 168 Jalan TB. Simatupang, Jakarta Selatan dan Kantor PT. BLJ yang berada di Jalan Pahlawan, Bengkalis.
Kemudian untuk pengambilan dokumen kembali dilakukan di Komplek Mega Asri Green Office Blok A14 Jalan Arifin Ahmad Tangkerang Tengah, Marpoyan Damai Pekanbaru pada Jumat (9/5/14) lalu.
Pengambilan dokumen-dokumen penting milik PT. BLJ ini, Tim Penyidik Kejari Bengkalis telah memperoleh izin atau Surat Penetapan dari Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis untuk melakukan tindakan penggeledahan terkait penyertaan modal senilai Rp300 miliar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis pada 2012 lalu diduga telah terjadi tindak pidana korupsi.
“Pengambilan dokumen itu sebagai langkah lanjutan untuk melengkapi dokumen-dokumen yang Kami perlukan demi kepentingan penyidikan,” ungkap Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Yanuar Rheza kepada wartawan, Senin (12/4/14) kemarin.
Sementara itu, target dokumen-dokumen yang harus diperoleh Tim Penyidik itu di antaranya, rekening koran, hasil RUPS perusahaan, buku kas, dokumen utang piutang maupun bukti laporan perusahaan PT. BLJ.***(dik)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

