KAMMI Riau Kecam Pemukulan Terhadap Demonstran di Dumai
Rabu, 02 November 2016 17:31 WIB
PEKANBARU - Aksi pemukulan yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian terhadap salah satu peserta aksi unjuk rasa yang dilakukan gabungan masyarakat dan Organisasi mahasiswa di Kota Dumai mendapat kecaman dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) wilayah Riau, Padli.
Menurut Padli, Rabu (2/11/16) dalam rilisnya, tidak semestinya aparat keamanan yang mengamankan aksi unjuk rasa disikapi dengan tindakan arogan yang disertai dengan pemukulan terhadap massa aksi.
Aksi pemukulan ini jelas sangat bertentangan dengan progam Promoter Kapolri yang menginginkan sisi humanis anggotanya.
"Propam Polda Riau harus turun tangan dan tindak tegas anggota kepolisian yang melakukan pemukulan terhadap massa aksi di Dumai," kata Padli.
Sebelumnya ratusan masyarakat dan mahasiswa yang tergabung ke dalam aliansi GEMMPA Dumai melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Wan Amir menuntut penertiban kendaraan roda enam dan pengaturan jam operasional kendaraan industri karena sering terjadi kecelakaan.
Sebagai data tambahan, aksi memblokir Jalan Wan Amir, di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, membuat Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Dumai Zul Syahrofie terluka saat aksi dorong dengan polisi.
Seperti yang dikatakan Zul Syahrofie, dirinya ditarik oleh oknum polisi tak berseragam. Akibat dari kejadian tersebut bagian bibir, tangan sebelah kiri dan bagian dada sebelah kanan terluka.
"Saat pertama kali ada yang menarik saya kena pada bibir, setelah itu tangan kiri, lalu dada bagian kanan," ujarnya kepada awak media yang meliput aksi damai tersebut.
Waka Polres, Kompol Ferly Putra Rosa menjelaskan, bahwa yang bersangkutan dilihat terlebih dahulu sebabnya kenapa bisa terluka saat ditarik (polisi).
"Penyebabnya pasti ada, kenapa dia (Zul Syahrofie) ditarik saat polisi mengamankan aksi. Kita obati yang luka. Kita (polisi) juga meminta keterangan yang bersangkutan," katanya.
(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kejari Dumai Musnahkan Barang Bukti Hasil Penanganan Perkara 2017
-
Lingkungan
Ratusan Anggota TNI-Polri Bersih-bersih Kampung Dalam Dumai
-
Hukrim
Penjual Martabak Tewas Mengenaskan Dalam Ruko di Dumai
-
Hukrim
Polres Dumai Tangkap Puluhan Remaja Hendak Tawuran
-
Hukrim
Dua Pemuda Tanggung Garap Anak Dibawah Umur di Dumai
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti

