RPJMD Siak 2016-2021 Strategi Penajaman Pembangunan Daerah
Rabu, 02 November 2016 17:25 WIB
SIAK - Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Ir Diah Indrajati MSc menaruh harapan besar kepada Kabupaten Siak atas pencapaian yang diraih saat ini, dalam melaksanakan program pembangunan.
Dia berharap, agar ke depannya terus ditingkatkan tak hanya pencapaian, tapi juga kualitas dan daya saing daerah.
Harapan yang disampaikan wanita berhijab ini sangat beralasan, melihat kinerja Pemkab Siak dalam program pembangunan, pelayanan, inovasi mendapat prestasi di tingkat nasional.
“Pak Bupati, daya saing daerah jadi bagian terpenting. Karena itu harus disusun perencanaan sebagai satu kesatuan,” pinta Diah, di sela-sela musrenbang rancangan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Siak 2016-2021, di Raja Indra Pahlawan Room, Selasa (1/11) kemarin.
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Siak Indra Gunawan SE, Direktur Perencanan Pembangunan Daerah Kemendagri M Qudari, Plt Bappeda Provinsi Riau Rahmat Rahim, tim ahli penyusunan RPJMD, camat se-Kabupaten Siak, Forum Anak, pemuka masyarakat, ormas, tokoh agama, OKP, dan pejabat di lingkungan Pemkab Siak.
Forum ini sangat strategis antarpemangku kepentingan. Klarifkasi yang meliputi penajaman sasaran indikator kinerja, pembangunan. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus ditindaklanjuti. RPJMD ini sangat strategis untuk penajaman, pembangunan menengah daerah.
Keterlibatan masyarakat salah satu perwujudan partisipasi aktif dalam mewujudkan pembangunan lima tahun ke depan. Pedoman pemangku kepentingan, untuk memajukan masyarakat yang sejahtera dalam lingkup masyarakat agamis.
Bupati Syamsuar menambahkan, kondisi dan isu strategis saat ini adalah lemah pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran meningkat, DBH menurun, dana transfer daerah turun, daya saing pariwisata melalui pengembangan dan pembenahan tata kelola pariwisata.
“Pendapatan asli daerah belum dapat menopang percepatan pembangunan daerah,” katanya. Inilah jadi upaya yang terus digiatkan oleh pemkab untuk memaksimalkan potensi dan meningkatkan pendapatan daerah.
Ia menyebut, dalam menjawab isu strategis dicapai visi dengan lima misi yang disiapkan oleh pemkab.
Ke depan, pemkab juga menyiapkan kawasan industri sebagai andalan ke depan dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi. RPJMD 2016-2021 merupakan implementasi dari program kepala daerah terpilih yang mengacu pada program pembangunan masyarakat sesuai dengan visi misi kepala daerah.
Plt Kepala Bappeda Riau Rahmat Rahim ST MT menambahkan, peran dan fungsi RPJMD ini sangat starategis. Karena ini merupakan pedoman pemangku kepentingan dalam melaksanakan pembangunan daerah.
“Mengarahkan seluruh masyarakat dan dunia usaha dalam wujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Rahmat.
Kadishub Provinsi Riau ini menambahkan, bahwa RPJMD ini, jadi pedoman evaluasi keberhasilan kepala daerah lima tahun ke depan. Bahkan Pemprov saat ini sedang menyusun RPJMD.
Ketua pelaksana Kepala Bappeda Drs H Yan Prana MSi menambahkan, RPJMD ini adalah penjabaran visi misi, program kepala daerah yang memuat strategis pembangunan, arah kebijakan yang disusun mengacu pada RPJDP dan RPJMN.
Musrenbang RPJMD ini untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap RPJMD. “Bertujuan, untuk dapatkan masukan, komitmen pembangku daerah jadi rancangan akhir RPJMD,” kata dia.
(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Syamsuar Sampaikan Bahaya Berita Hoax Kepada Ribuan Masyarakat Siak
-
Pendidikan
Disdik Riau Berhasil Selesaikan Kisruh PPDB SMA di Siak
-
Traveler
Kabupaten Siak Bakal Punya Gedung Cagar Budaya
-
Sosial
Bupati Siak Curhat Soal Karlahut dan Berbagai Persoalan ke Wantasnas
-
Hukrim
Berikut Ini Deretan Kasus Korupsi Dilingkungan Pemkab Siak
-
Pendidikan
Masyarakat Tualang di Siak Berharap Anaknya Sekolah Negeri

