Kapolres Rohil Kunker ke Polsek Bagan Sinembah
Rabu, 04 Februari 2015 13:41 WIB
ROKAN HILIR - Kapolres Rokan Hilir, AKBP Subiantoro, SH, S.Ik, melakukan kunjungan kerja ke Polsek Bagan Sinembah. Dalam kunjungan tersebut, sempat disinggung meningkatnya kasus asusila, narkoba dan kejahatan lingkungan.
Kunjungan kerja dilakukan, Selasa (3/2/15), Kapolres dalam kesempatan tersebut menyebutkan kepada sejumlah awak media, sebagai gambaran pada tahun 2014 kasus kejahatan asusila meningkat menjadi 45 kasus dibandingkan pada tahun 2013 hanya 4 kasus.
Sedangkan untuk awal tahun 2015 ini sudah ditangani sekitar 7 kasus. Sedangkan kasus narkoba 2013, sebanyak 180 kasus dengan jumlah tersangka lebih dari 200 orang, pada tahun 2014 Polres menangani 122 kasus.
"Kalau didudukkan dengan rangking, jadi Rokan Hilir ini peringkat kedua di Provinsi Riau dibawah Pekanbaru," ujarnya.
Untuk pemberantasan narkoba itu, Kapolres juga menyebutkan harus dilakukan secara berkesinambungan. " Selain itu kerjasama semua pihak juga diperlukan. Karena narkoba itu akan membawa dampak negatif bagi perkembangan generasi muda," ujarnya.
Kejahatan terhadap lingkungan 2013 ada 4 kasus, tahun 2014 ada 15 kasus. "Kejahatan lingkungan inilah yang terdiri dari karhutla, illegal logging dan perambahan hutan. Dan bahkan kabut asap kita sendiri sempat menyebabkan negara lain merasakan efeknya," katanya lagi.
Oleh karena itu, untuk pemberantasan dan pencegahan seluruh tindak kejahatan itu tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata, melainkan dibutuhkan kerjasama semua pihak.
"Untuk melakukan pencegahan itu tentunya tidak dapat dilakukan oleh polisi sendiri, melainkan dibutuhkan rasa kebersamaan dari semua pihak, terutama dengan meningkatkan rasa iman dan taqwa. Dan selain itu faktor lingkungan juga turut mempengaruhi terjadinya tindak kejahatan tersebut, " kata Subiantoro.
Dan bahkan Kapolres juga menyebutkan, pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap peredaran miras. "Kita juga sudah mengamankan peredaran miras yang dibuat dari Sumut, yakni Tuak sebanyak 44 jirigen dan 2 drum," terangnya lagi.
(Jarmain)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Keberadaan KPAID Rokan Hulu Dipertanyakan
-
Hukrim
Direktur PT GTC Resmi Tersangka Atas Kasus Penipuan Travel Perjalanan Umroh
-
Hukrim
Demo Ratusan Mahasiswa Turunkan Jokowi-JK Berlangsung Ricuh di DPRD Riau
-
Hukrim
WN Malaysia Ditangkap Polisi Pekanbaru
-
Hukrim
Operasi Simpatik 2015 Libatkan 330 Petugas Gabungan
-
Hukrim
Penyidik KPK Periksa Empat Mantan Anggota DPRD Riau

