Kawalan Prajurit TNI AD Tertembak Kawanan Rampok di Dumai
Rabu, 22 Januari 2014 15:30 WIB
DUMAI - Menyewa jasa pengawalan atau pengamanan dari TNI AD bukan berarti aman dari aksi perampokkan. Buktinya, Rabu (22/1/14) pagi tadi kawalan parjuri TNI Angkatan Darat tertimpa musibah karena mengalami perampokan saat hendak penyetor uang hasil jualan salah satu produk rokok yang poskonya di Jalan Gunung Selamat Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Dumai Selatan.
Irwandi, adalah petugas sales rokok ini yang menjadi korban penembakan kawanan rampok saat hendak menyetor uang tunai Rp180 juta ke salah satu bank di Kota Dumai. Dia mengalami luka tembakan di tangan sebelah kiri hingga akhirnya dilarikan ke RSUD Kota Dumai untuk mendapatkan perawatan media, karena bekas timah panas itu mengalami pendarahan cukup parah.
Informasi yang berhasil dirangkum dilapangan dan pengakuan korban sendiri, waktu kejadian berlangsung korban membawa uang perusahaan untuk dikirimkan ke perusahaan. Korban yang dipercayai perusahaan itu lantas masuk mobil box berlogo Djarum Clavo BM 9181 TK jenis Mitsubishi. Belum sampai tujuan korban ke bank, tibalah orang tidak kenal mengendarai sepeda motor Mega Pro menghadang mobil.
Sontak melihat orang yang sudah mengeluarkan senpi tersebut, korban dan anggota TNI AD serta sopir mengalami kepanikkan cukup hebat di dalam mobil tersebut. Pelaku rampok langsung mendekat dan membuka pintu sebelah kiri dimana korban duduk dengan membawa uang tunai milik perusahaan tersebut. Anggota TNI AD yang bertugas melakukan kawalan itu tidak dilengkapi senjata api.
Letusan senpi pun terdengar dan mengenai tangan kiri korban hingga akhirnya kawanan rampok tersebut berhasil merampas uang dari tangan Irwan. Takut perbuatannya diketahui masyarakat sekitar, kawanan rampok yang sudah mendapatkan hasil rampokkannya itu langsung lari menaiki sepeda motor menuju kawasan hutan wisata. Sesampai dipinggiran hutan wisata, kawanan rampok ini meninggalkan sepeda motornya.
Melihat kondisi korban yang tertembus peluru panas itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan sopir dan anggota TNI AD serta karyawana perusahaan yang menjadi korban perampokan itu kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Dumai. Polisi sendiri belum ada memberikan keterangan resmi masalah kejadian ini.
Sementara informasi mengenai dari satuan mana Anggota TNI AD dengan pangkat balok tiga merah itu belum diketahui, karena aparat kepolisian baik pimpinan dan anggotanya belum bisa memberikan keterangan karena sedang melakukan pemeriksaan. Begitu juga dengan anggota yang dikerahkan kelapangan untuk mengejar kawanan rampok masih berlangsung di kawasan hutan wisata Dumai.***(die)
Irwandi, adalah petugas sales rokok ini yang menjadi korban penembakan kawanan rampok saat hendak menyetor uang tunai Rp180 juta ke salah satu bank di Kota Dumai. Dia mengalami luka tembakan di tangan sebelah kiri hingga akhirnya dilarikan ke RSUD Kota Dumai untuk mendapatkan perawatan media, karena bekas timah panas itu mengalami pendarahan cukup parah.
Informasi yang berhasil dirangkum dilapangan dan pengakuan korban sendiri, waktu kejadian berlangsung korban membawa uang perusahaan untuk dikirimkan ke perusahaan. Korban yang dipercayai perusahaan itu lantas masuk mobil box berlogo Djarum Clavo BM 9181 TK jenis Mitsubishi. Belum sampai tujuan korban ke bank, tibalah orang tidak kenal mengendarai sepeda motor Mega Pro menghadang mobil.
Sontak melihat orang yang sudah mengeluarkan senpi tersebut, korban dan anggota TNI AD serta sopir mengalami kepanikkan cukup hebat di dalam mobil tersebut. Pelaku rampok langsung mendekat dan membuka pintu sebelah kiri dimana korban duduk dengan membawa uang tunai milik perusahaan tersebut. Anggota TNI AD yang bertugas melakukan kawalan itu tidak dilengkapi senjata api.
Letusan senpi pun terdengar dan mengenai tangan kiri korban hingga akhirnya kawanan rampok tersebut berhasil merampas uang dari tangan Irwan. Takut perbuatannya diketahui masyarakat sekitar, kawanan rampok yang sudah mendapatkan hasil rampokkannya itu langsung lari menaiki sepeda motor menuju kawasan hutan wisata. Sesampai dipinggiran hutan wisata, kawanan rampok ini meninggalkan sepeda motornya.
Melihat kondisi korban yang tertembus peluru panas itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan sopir dan anggota TNI AD serta karyawana perusahaan yang menjadi korban perampokan itu kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Dumai. Polisi sendiri belum ada memberikan keterangan resmi masalah kejadian ini.
Sementara informasi mengenai dari satuan mana Anggota TNI AD dengan pangkat balok tiga merah itu belum diketahui, karena aparat kepolisian baik pimpinan dan anggotanya belum bisa memberikan keterangan karena sedang melakukan pemeriksaan. Begitu juga dengan anggota yang dikerahkan kelapangan untuk mengejar kawanan rampok masih berlangsung di kawasan hutan wisata Dumai.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

