Kepala BPAD Riau Turut Diperiksa KPK
Rabu, 22 Oktober 2014 14:09 WIB
PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi terus melakukan penyidikan lebih lanjut dalam mengusut kasus korupsi suap dengan tersangka Gubernur Riau H. Annas Maamun dan Gulat ME Manurung.
Selain memeriksa lima orang protokoler Gubernur, penyidik juga memeriksa Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Riau Chairul Risky.
Pemeriksaan dilakukan di Ruang Catur Prasetya Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru, Rabu (22/10/14) di mulai pukul 9.30 WIB. Chairul Risky datang sekitar pukul 11.30 WIB. Terlihat ia mengenakan baju hitam.
"Saya tadi ditelpon," singkatnya yang kemudian masuk ke ruangan. Hingga kini, Kepala BPAD itu masih diperiksa.
Sementara itu, lima orang protokoler yang sebelumnya Kabag Protokoler Fuadillazi beserta empat orang stafnya, Firman, Fico, Taufik dan Said memasuki ruang pemeriksaan terlebih dahulu. Hingga berita ini dituliskan, kelima saksi itu telah meninggalkan SPN Pekanbaru.
Fuad saat dicecar wartawan tidak berkomentar banyak. Saat ditanayakan apakah uang suap tersebut dikirimkan melalui Protokoler, ia membantahnya. "Saya diperiksa terkait uang Rp500 juta dari Gulat menurung ke Pak Annas," singkatnya.
Kabag Protokoler kemudian berlalu meninggalkan SPN. Sementara itu, empat orang stafnya yang keluar terlebih dahulu hanya memilih bungkam saat wartawan mencecarnya. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

