Kepala Belakang Perwira Polda Riau Dijahit Usai Dibacok Teroris
Hadi Pramono Rabu, 16 Mei 2018 15:09 WIB
PEKANBARU - Salah satu anggota Polda Riau korban sabetan samurai terduga teroris, Kompol Farid Abdullah, baru selesai operasi. Kondisinya sudah sadar, dan bisa diajak komunikasi.
"Sudah selesai operasi pada bagian kepala belakang. Ya dijahit dan pembersihan luka di kepala belakangnya," ujar Kabid Dokkes Polda Riau Kombes Asmarahadi, Rabu (16/5/2018).
Asmara menyebutkan, Kompol Farid anggota Bidang Hukum Polda Riau itu juga sudah sadar dan bisa berkomunikasi dengan Kapolda Riau Irjen Nandang.
"Tadi Pak Kapolda bicara dengan beliau (Kompol Farid). Sudah mulai membaik kondisinya," ucap Asmara.
Meski demikian, Kompol Farid masih memerlukan perawatan medis di RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru.
Penanganan medis juga dilakukan terhadap Brigadir John Hendri di RS Bhayangkara Polda Riau, yang mengalami luka pada bagian jari tangan. Korban juga dilaporkan kondisinya semakin membaik.
Seperti diketahui, kelima terduga teroris masuk ke Mako Polda Riau menggunakan kendaraan bernomor plat asal dari Dumai. Polisi sedang menelusuri identitas dan alamat pelaku.
Setelah masuk, para pelaku tanpa identitas lengkap langsung menabrak seorang personel Lantas Ipda Auzar hingga meninggal dunia.
Dua polisi lainnya mengalami luka bacok, sedangkan dua wartawan terluka akibat ditabrak terduga teroris.
(zik/mdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Polisi Kehutanan Gakkum Riau Usut Jaringan Pembunuh Gajah Sumatera di Blok Ukui
-
Ekbis
Perkuat Keamanan Obvitnas, Apical dan Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja Teknis 2025
-
Ekbis
Apical Dumai dan Polda Riau Jalin Sinergi Pengamanan Objek Vital Nasional
-
Olahraga
Bupati Bengkalis, Kapolda Riau dan Forkopimda Jalan Sehat
-
Hukrim
Upacara Pedang Pora Warnai Pisah Sambut Kapolres Dumai
-
Hukrim
Illegal Logging Dumai Marak, Aparat Hukum Terkesan Tutup Mata

