3 Kali Terjadi Kabakaran,
Keselamatan Pekerja Kilang Pertamina Dumai Kian Mengkawatirkan
Senin, 25 November 2013 15:03 WIB
DUMAI - Sering terjadinya musibah kebakaran di lingkungan areal kilang minyak PT Pertamina RU II Dumai, kian memprihatinkan. Selain menimbulkan kerugian pada negara, kondisi keselamatan para pekerja di area pabrik tersebut kian mengkawatirkan.
Dimana kebakaran kembali terjadi di Kilang minyak PT Pertamina RU II Dumai di Jalan Putri Tujuh, Kota Dumai, Ahad (24/11/13) malam tadi yang menambah panjang catatan kebakaran di Pertamina Dumai. Sungguh miris!
Padahal peristiwa sama pernah terjadi pada 15 Desember 2008, setelah sebuah tanker pengolah minyak mentah terbakar dan mengakibatkan kerugian sekitar Rp 10 miliar. Kemudian pada 15 Juli 2009 lalu insiden yang sama juga terjadi di kilang Pertamina Dumai.
Mirisnya lagi, insiden itu tidak membuat pihak perusahaan semi plat merah tersebut berbenah diri dan melakukan perubahan menuju yang terbaik demi keselamatan para pekerja kedepannya.
Melihat kondisi ini sejumlah kalangan mulai angkat bicara. Salah satunya Ketua DPRD Dumai, Zainal Effendi. Dia menegaskan, kejadian seperti ini seharusnya tidak lagi terjadi di area kilang minyak Pertamina tersebut.
Menurutnya, dengan kondisi kejadian kebakaran tentunya menjadi kekawatiran tersendiri bagi seluruh pekerja di area kilang minyak tersebut. "Ini sudah ketiga kalinya lo, kok perusahaan tidak membenahi sistem ini," jelasnya.
Dikatakan Zainal Effendi, kilang minyak Pertamina itu merupakan objek vital dan perlu adanya penjagaan serius. Sebab, objek vital itu sangat rentan dengan musibah yang tidak diinginkan.
"Pertamina jangan mencari untung saja. Perhatikan juga kondisi keamanan kilang minyak itu. Saya jadi kawatir dengan kondisi keselamatan ribuan pekerja di dalam area kilang itu. Apalagi sering terbakar seperti ini," ujar Zainal miris.
Pimpinan DPRD Dumai ini juga menyarankan kepada PT. Pertamina RU II Dumai, untuk menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagaimana mestinya, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali.
Kemudian kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, Zainal Effendi meminta untuk melakukan tindakan tegas sebagaimana aturan berlaku. Sebab, kejadian kebakaran ini bukan pertama kalinya terjadi di kilang minyak Pertamina Dumai.
"Disnaker harus menindak tegas perusahaan BUMN tersebut. Kejadian ini sudah ketiga kalinya. Jangan masalah ini dibiarkan begitu saja. Karena ini menyangkut keselamatan pekerja dan orang di area kilang minyak tersebut," pungka Zainal Effendi.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

