• Home
  • Hukrim
  • Kronologi Perjalanan 2 Kilo Sabu Asal Malaysia Terungkap di Dumai

Kronologi Perjalanan 2 Kilo Sabu Asal Malaysia Terungkap di Dumai

Hadi Pramono Kamis, 11 Januari 2018 12:16 WIB
AKBP Restika PN (Kapolres Dumai) dan Adhang Nugroho (Kepala KPP Bea Cukai Dumai) memperlihatkan barang bukti Sabu seberat 1,98 Kg. Sabu rencannya diselundupkan lewat Terminal Penumpang Pelindo Dumai, Selasa kemarin. @ Tribun Pekanbaru
DUMAI - Polres Dumai memberikan penjelasan dan kronologi perjalanan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 2 kilogram dari negara Malaysia hingga masuk Indonesia (Kepulauan Meranti hingga ke Kota Dumai).

Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan, mengatakan bahwa sabu itu dibawa oleh tersangka CF yang bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia di negara Malaysia. SF berangkat dari Johor Malaysia pada hari Senin 8 Januari 2018.

Tersangka CF membawa barang haram itu menaiki kapal nelayan pengangkut garam. Tiba di Selatpanjang, Kepulauan Meranti, pada Selasa 9 Janurai 2019 dini hari. Tersangka CF melanjutkan perjalan ke Kota Dumai menaiki Kapal Dumai Line.

Akhirnya pejalanan SF untuk membawa sabu 2 kilogram itu harus kandas setelah turun dari Kapal Dumai Line di Pelabuhan Penumpang di Pelindo Dumai. Gelagat mencurigakan terdeteksi oleh petugas Bea Cukai Kota Dumai.

Petugas BC yang berada di Pelabuhan Penumpang Pelindo Dumai, langsung mengejar tersangka CF dan memerika tasnya. Dari pemeriksaan itu, petugas BC menemukan dua bungkusan digulung plastik almunium di gulungan baju.

Setelah diperiksa secara mendalam, ternyata dua bungkus gulungan itu adalah narkotika jenis sabu-sabu. Petugas BC langsung berkoordinasi dengan pihak Polres Dumai, untuk pengembangan lebih lanjut.

Selasa (9/1/18) sore, Polres Dumai langsung melakukan pelacakan terhadap tersangka lain sesuai keterangan tersangka CF. Bahwa barang itu sudah ada yang menunggu di Kota Dumai.

Tidak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap tersangka SB di loket Bus Makmur di Jalan Kelakap Tujuh, Kecamatan Dumai Barat. Tersangka SB sedang memesan tiket untuk melanjutkan perjalanan ke Medan, Sumatera Utara.

Kedua pelaku berinisial CF (28) dan SB merupakan warga asal Lhokseumawe Provinsi Banda Aceh. Kedua tersangka ini rupanya sudah saling berkomunikasi ketika menjalankan aksinya membawa serbuk kristal haram itu.

"Jadi keduanya ini sudah berkomunikasi. Begitu barang ini lolos lewat Pelabuhan Dumai, tersangka SB sudah menyambutnya dari darat dengan memesan tiket bus untuk melanjutkan perjalanan ke Kota Medan," tuturnya.

Sedangkan modus operandi pelaku CF ini membawa narkotika disimpan dalam tas baju pelaku dengan cara di gulung menggunakan baju. Selain barang bukti, petugas menyita 1 buah pasport pelaku dan 1 buah tas serta tiket Dumai Line.

Restika juga mengucapkan terimakasih kepada petugas BC Dumai yang sudah berkoordinasi terkait pengungkapan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga melibatkan jaringan internasional tersebut.

(zik/zik)
Tags BC DumaiMalaysiaNarkobaPolres Dumai
Komentar