Oknum Polisi Seret dan Aniaya IRT di Pekanbaru
Jumat, 29 Agustus 2014 15:34 WIB
PEKANBARU - Ria (27), seorang ibu rumah tangga (IRT), melaporkan tindak kekerasan yang ia alami ke Mapolresta Pekanbaru, Rabu (27/8/2014). Dalam laporan polisi (LP) ini, korban dianiaya oleh anggota kepolisian berpangkat Bripka dan rekan wanitanya karena cekcok mulut. Bahkan korban sempat diseret oleh kedua terlapor ini.
Ria (27), warga jalan Alamanda Kelurahan Maharatu, tak menyangka perselisihannya dengan anggota polisi berpangkat Bripka berinisial TJ dan rekan wanitanya NU (32) berujung aksi penganiayaan. Awalnya, cekcok antara korban dan pelaku NU ini, dimulai melalui pesan singkat/sms.
Dalam laporan yang dibuat korban di Mapolresta Pekanbaru, usai bertengkar via pesan singkat, Kedua pelaku ini mendatangi korban dirumahnya, di jalan Alamanda Kelurahan Maharatu, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, Rabu (29/8/2014).
"Setelah tiba di TKP, dilaporkan sempat terjadi pertengkaran mulut antara korban dan pelaku," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Jumat (29/8/2014) siang.
Saat itulah, pelaku selanjutnya menganiaya korban. Bahkan dalam laporannya, korban sempat diseret oleh pelaku sehingga mengalami luka lecet pada bagian tubuhnya. Selain itu, akibat kekerasan yang dilakukan Kedua pelaku, Ria juga mengalami luka robek pada bagian telinga sebelah kiri.
Mendapat laporan ini, polisi segera melakukan penyelidikan. NU sendiri, tercatat sebagai warga Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Sementara untuk oknum polisi ini, Bripka TJ diketahui bertugas sebagai anggota Dokkes Polda Riau.***(hrc-din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

