PT Chevron Diminta Mediasi Tuntutan Buruh PT BKL dan PT SMM
Kamis, 19 Juni 2014 12:34 WIB
MINAS - PT Chevron Pacific Indonesia selaku pihak yang memberikan kontrak kerja kepada PT Bengkalis Kuda Laut (BKL) dan PT Bengkalis Kuda Laut (BKL) bersama pihak-pihak terkait lainnya, diharapkan bersedia menjadi mediator untuk menyelesaikan permasalahan buruh kedua perusahaan bersangkutan.
Permintaan itu diungkapkan Armaini, Majelis Perwakilan Cabang (MPC) Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Pekanbaru di sela-sela aksi demonstrasi seribuan buruh di pintu masuk (gate) PT Chevron Minas, kemarin.
"Secara garis besar demo kita hari ini menuntut penyelesaian buruh-buruh di PT MPC dan PT BKL," katanya.
Kasus pertama, buruh PT Bengkalis Kuda Laut (BKL) yang belum menerima gaji. Dari beberapa perundingan pihak perusahaan mau membayar gaji buruh-buruh mereka asal laporan di Polda Riau tentang dugaan penggelapan dicabut.
"Padahal tak ada keterkaitan antara gaji dengan laporan di Polda itu," tukasnya,
Armaini menambahkan, kasus kedua adalah permasalahan buruh subkontraktor PT Chevron di Minas, yakni PT SMM. Perusahaan yang mengalami peralihan kontrak tetapi tidak lagi melanjutkan kontrak kerja terhadap 12 karyawannya tanpa kejelasan.
"Apa yang dilakukan manajemen PT SMM ini telah melanggar Kepmenaker nomor 19 tahun 2012," tegasnya.
Terlepas soal itu para buruh yang tergabung dalam organisasi KSBSI Riau ini mengancam akan terus melakukan aksi demonstrasu hingga 8 Juli nanti, atau sehari sebelum Pemilihan Presiden.
Mereka juga telah siap mendirikan tenda dan bertahan di Gate PT Chevron di Minas sampai tuntutan mereka dikabulkan.***(son)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

