LSM Dumai Minta Usut Tuntas Muatan KM Setia Rahmat
Kamis, 19 Juni 2014 13:03 WIB
DUMAI - Sejumlah masyarakat mendesak aparat terkait untuk mengusut muatan KM Setia Rahmat yang terbakar di muara sungai di Jalan Nelayan Laut, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Rabu (18/7) kemarin pagi tersebut.
"Kami minta kasus barang terbakar itu untuk diungkapkan kepada publik. Kami tidak yakin isinya hanya makanan dan minuman saja yang didatangkan dari negara Malaysia itu," ungkap Ahmad Kadafi, LSM Menara Kota Dumai, Kamis (19/6/14).
Kemudian menurut informasi yang diterima pihaknya dari masyarakat sekitar, bahwa barang yang terbakar dan masih bisa diselamatkan itu ada onderdil sepeda motor dan alat kelengkapan mesin mobil.
"Itu kok ada barang seperti itu. Memangnya dibenarkan membawa barang impor seperti itu masuk melalui pelabuhan rakyat. Setau saya hanya makanan dan minuman saja yang boleh masuk ke pelabuhan Dumai," ungkap Dafi heran.
Pihaknya juga heran dengan adanya komentar dari petugas Bagian Pengawasan Bidang Bongkar dan Lalulintas Laut Kantor KSOP Kelas I Dumai yang menduga sengaja dibakar dengan spekulasi persanginan bisnis dikalangan Importir.
"Lucu sekali komentar pejabat itu. Kapal itu dibakar secara sengaja atau tidak sengaja yang jelasnya perlu dipertanyakan. Sebab, saat kapal itu terbakar, posisi kota Dumai sedang kedatangan tamu dari Dirjen Hubla dan pejabat peting dari pusat," ungkapnya.
Parahnya lagi, hingga saat ini pihak KSOP Dumai belum mengetahui apa saja muatan yang dibawa KM Setia Rahmat tersebut. Padahal, secara aturan, ketika kapal masuk ke dermaga nama barang sudah bisa diketahuinya.
"Ini jelas ada indikasi permainan antara BUMD dengan KSOP Kelas I Dumai. Kami minta juga kepada pihak BC Dumai untuk bisa mengungkapkan barang yang dibawa KM Sitia Rahmat itu," pinta Kadafi.
Sedangkan untuk menyelidiki insiden terbakarnya Kapal Motor (KM) Setia Rahmat di alur sungai Dumai tepatnya di dermaga Sopian, Polres Dumai menggandeng tim Laboratorium dan Forensik (Labfor) cabang Medan.
"Untuk menyelidiki insiden terbakarnya KM Setia Rahmat di alur sungai Dumai tepatnya di dermaga sopian, Polres Dumai menggandeng tim Laboratorium dan Forensik (Labfor) cabang Medan," kasat Polair AKP Wilson Butar.
Menurut Wilson, hingga kini pihaknya belum dapat menyampaikan penyebab terbakarnya KM Setia Rahmat yang membawa makanan dan minuman dari Malaysia itu. Namun pihak kepolisian sudah meminta keterangan kepada dua orang saksi.
"Informasi sementara yang kita dapat api berasal dari haluan kapal. Apa penyebabnya masih kita selidiki apakah dari api rokok atau yang lainnya. Dan untuk memastikan penyebab terbakarnya KM Setia Rahmat tunggu saja hasilnya," jelasnya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

