• Home
  • Hukrim
  • Para Pendidik Diimbau Jaga Etika di Masyarakat

Tanggapi Kasus Guru Mesum

Para Pendidik Diimbau Jaga Etika di Masyarakat

Minggu, 02 November 2014 18:07 WIB

KUANSING - Sekda Kuansing, Muharman, kembali mengingatkan agar para guru dan PNS lainnya menjaga etika saat berada di tengah-tengah masyarakat. Terutama bagi tenaga pendidik seperti guru. 

Sekda menekankan, profesi guru merupakan profesi yang cukup mulia, bahkan sebagai panutan bagi masyarakat luas. Salah satu pesan yang cukup dititikberatkan Muharman adalah, tidak ada lagi guru yang kedapatan berbuat mesum pada masa yang akan datang.

“Tidak patut seorang tenaga pendidik berbuat mesum, apapun alasannya,” tegas Muharman.

Mantan guru olahraga ini menuturkan, jika seorang guru melakukan hal-hal buruk, apalagi sampai melakukan mesum, dampaknya akan cukup besar bagi dunia pendidikan. Hal ini dikatakan Muharman saat pelatikan empat Kepala Sekolah (Kepsek) yang baru, Jumat (31/10/14) lalu. 

Sebelumnya, seorang guru SD di Desa Pulau Aro, Kecamatan Kuantan Tengah berinisial Jr (50) kepergok selingkuh dengan istri salah seorang anggota Satpol PP Kuansing. 

Atas tindakan bejat seorang guru yang seharusnya menjadi panutan bagi orang banyak itu, Sekda Muharman merasa kecewa dan mengutuk keras.

"Kami sungguh kecewa dengan kejadian ini, walaupun kami belum mendapat laporan resmi, namun kami akan tetap memproses perkara tersebut," ujar Muharman, Senin (27/10/14 ).

Selain itu, Inspektorat Kuansing juga diminta oleh Sekda agar kasus tersebut segera diproses, sehingga masyarakat tidak menganggap Pemkab Kuansing seakan-akan tidak memproses kasus memalukan itu.

"Jangan sampai masyarakat menganggap Pemkab tidak tegas terhadap hal-hal seperti ini, kalau perlu dipecat," saran Sekda.***(dri)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar