Pengacara Nur Asni Minta Polda Riau Serius dan Profesional
Sabtu, 07 Juni 2014 17:21 WIB
PEKANBARU - Istri Bupati Jefry Noer, Eva Yuliana dilaporkan atas kasus penganiayan oleh pasutri Jamal-Nur Asmi. Namun, penyidik mengungkapkan bahwa hasil visum menunjukkan bahwa tidak ada bekas penganiayaan yang dilakukan istri Bupati Kampar dan ajudannya itu.
Menanggapi hal ini, pihak korban tetap meminta agar penyidik Polda Riau tetap serius dan profesional.
"Tetapi, saya yakin polisi bekerja profesional dan serius menangani kasus ini, tidak dipangku kepentingan apapun. Karena kita tahu, polisi adalah mitra masyarakat," ungkap Kuasa Hukum korban, Irwan S. Tanjung SH MH saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (7/6/14) sore.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK kepada wartawan mengatakan bahwa hasil visum tidak menunjukkan bahwa korban telah dianiaya. Kemudian, Guntur juga mengungkapkan bahwa korban sebenarnya tidak perlu dirawat inap di RSUD Arifin Achmad.
"Hasil visum menunjukkan tidak ada bukti kekerasan di badan korban. Pihak rumah sakit juga menganjurkan agar korban pulang, namun ia tidak mau," kata Guntur.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Jefry Noer, Eva Yuliana dan ajudannya BripkaVery menganiaya Nur Asmi (36) dan suaminya Jamal (39) di Kampar Timur. Pemicu pertengkaran karena kedua pihak saling klaim soal kepemilikan tanah.
Berujung pertengakaran, Eva Yuliana yang juga Wakil Ketua DPRD Kampar itu menganiaya Nur Asmi. Eva Yuliana juga menganiaya Jamal yang menolong istrinya. Selanjutnya, Bripka Very ikut menganiaya dan sempat mengacungkan pistolnya.
Korban kemudian dilaporkan Eva Yuliana dan Jefry Noer ke Mapolres Kampar dan Polda Riau. Sedangkan Bripka Very dilaporkan ke Bid Propam Polda Riau. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

