• Home
  • Hukrim
  • Pengembangan, Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir Narkoba Lewat Bandara SSK

Pengembangan, Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir Narkoba Lewat Bandara SSK

Hadi Pramono Kamis, 15 Februari 2018 13:15 WIB
PEKANBARU - Usai menangkap Lukmanul Hakim (35) penumpang asal Aceh sekaligus kurir yang ketahuan membawa sabu-sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) oleh petugas Avsec bandara pada Rabu (14/02/18) pukul 19.10 WIB malam kemarin, tim Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru langsung bergerak cepat mengembangkan penyidikan. 

Hasilnya, polisi pun sukses menangkap seorang kurir lagi, Muhammad Yatim (33) saat berada di Hotel Palace, Jalan KH Nasution, Rabu (14/02/08) pukul 22.00 WIB. 

Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, tersangka Yatim tersebut merupakan rekan dari tersangka Lukmanul Hakim yang sebelumnya lebih dulu tertangkap. Keduanya juga sama-sama warga asal Provinsi Aceh. 

"Jadi mereka berdua sama-sama kurir. Datang dari Aceh ke Medan lewat jalur darat, kemudian dari Medan ke Pekanbaru pakai pesawat. Di sini (Pekanbaru) kedua tersangka sempat menginap di hotel dan hendak ke Jakarta. Di sini jugalah mereka membawa sabu itu untuk diantarkan ke Jakarta," ujarnya, Kamis (15/02/18). 

Santo menjelaskan, dari pengakuan para tersangka tersebut, masing-masingnya nekat menjadi kurir demi mendapatkan upah yang bervariasi. Tersangka Lukmanul Hakim diupah sebesar Rp6 juta, sedangkan tersangka Yatim diupah Rp8 juta. 

"Jika berhasil (mengantarkan sabu-sabu), mereka dijanjikan upah Rp6 juta dan Rp8 juta. Pengakuan tersangka, sabu itu awalnya seberat 100 gram atau 1 ons, tapi setelah kita timbang lagi ternyata lebih, mencapai 2 ons lebih," tuturnya. 

Sementara itu, Kasat Res Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Deddy Herman menyebutkan, pekerjaan kurir atau pengantar sabu yang dilakoni kedua tersangka itu sendiri didalangi oleh seorang bandar besar di wilayah Aceh. Hanya saja, siapa identitas bandar yang dimaksud, pihaknya pun masih terus mendalami penyelidikan. 

"Pengakuan mereka (Lukmanul Hakim dan Yatim), baru sekali menjadi kurir (sabu-sabu). Tapi kita menduga mereka melakukannya lebih dari satu kali. Diduga kuat, bandar besarnya ada di Aceh, kita juga akan lidik mengenai hal itu," singkatnya.

(rdk/rtc)
Tags Bandara SSK PekanbaruNarkobaPolresta Pekanbaru
Komentar