Perbatasan Berkecamuk, 300 Warga Rohil Serang Penduduk Dumai
Jumat, 02 Mei 2014 18:24 WIB
DUMAI - Penduduk Dumai yang berada di Kelurahan Batu Tritip Kecamatan Sungai Sembilan kini berada siatuasi yang sulit. Pasalnya, sebanyak 300 warga berasal dari Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir melakukan penyerangan kepada penduduk Dumai, Jumat (2/5/14) petang.
Muhammad Khadafi, warga Dumai yang saat ini membawa korban pemukulan ke Rumah Sakit Bhayangkara kepada riauheadline.com melalui telepon selulernya mengatakan, bahwa saat ini kondisi perbatasan Dumai-Rohil sedang berkecamuk dan terjadi penyerangan cukup hebat.
"Saya sekarang sedang berada di perjalanan menuju RS Bhayangkara Polres Dumai untuk membawa korban pemukulan dari serangkan 300 warga Rohil. Kami posisinya masih di laut Dumai," kata Khadafi, dengan nada terpatah-patah melihat kondisi perbatasan sudah tidak kondusif.
Dijelaskan dia, untuk mengamankan penduduk Dumai yang berada di perbatasan, pihaknya sudah menghubungi pihak kepolisian di Dumai untuk menurunkan personelnya. Setidaknya, satu pleton personel aparat kepolisian di Dumai sudah berada di lokasi bentrok.
"Mendapatkan penyerangan itu kami langsung memberikan informasi kepada kepolisian. Sebab, 300 warga dari Rohil itu sudah bringas dan melakukan pemukulan hingga babak belur penduduk Dumai yang tidak bersalah tersebut," jelas Khadafi.
Melihat kondisi seperti ini, pihaknya mengarapkan kepada Walikota Dumai Khairul Anwar untuk mengambil langkah tegas mengenai kondisi rakyatnya yang berada di perbatasan antara Dumai dengan Rokan Hilir tersebut. Jangan sampai masalah ini menjadi Mesuji II di Dumai.
"Walikota Dumai harus tau dengan kondisi seperti ini. Kami sebagai rakyatnya meminta untuk segera mungkin mengambil langkah tegas terkait masalah perbatasan ini. Kami sebagai warga sudah menjadi korban dan butuh perlindungan serta ketegasan kepala daerah," tegasnya.
Sedangkan aparat kepolisian di Dumai hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi terkait permasalahan yang saat ini terjadi di perbatasan Dumai dengan Rohil tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, kondisi dilapangan masalah ini masih bergejolak.***(din)
Muhammad Khadafi, warga Dumai yang saat ini membawa korban pemukulan ke Rumah Sakit Bhayangkara kepada riauheadline.com melalui telepon selulernya mengatakan, bahwa saat ini kondisi perbatasan Dumai-Rohil sedang berkecamuk dan terjadi penyerangan cukup hebat.
"Saya sekarang sedang berada di perjalanan menuju RS Bhayangkara Polres Dumai untuk membawa korban pemukulan dari serangkan 300 warga Rohil. Kami posisinya masih di laut Dumai," kata Khadafi, dengan nada terpatah-patah melihat kondisi perbatasan sudah tidak kondusif.
Dijelaskan dia, untuk mengamankan penduduk Dumai yang berada di perbatasan, pihaknya sudah menghubungi pihak kepolisian di Dumai untuk menurunkan personelnya. Setidaknya, satu pleton personel aparat kepolisian di Dumai sudah berada di lokasi bentrok.
"Mendapatkan penyerangan itu kami langsung memberikan informasi kepada kepolisian. Sebab, 300 warga dari Rohil itu sudah bringas dan melakukan pemukulan hingga babak belur penduduk Dumai yang tidak bersalah tersebut," jelas Khadafi.
Melihat kondisi seperti ini, pihaknya mengarapkan kepada Walikota Dumai Khairul Anwar untuk mengambil langkah tegas mengenai kondisi rakyatnya yang berada di perbatasan antara Dumai dengan Rokan Hilir tersebut. Jangan sampai masalah ini menjadi Mesuji II di Dumai.
"Walikota Dumai harus tau dengan kondisi seperti ini. Kami sebagai rakyatnya meminta untuk segera mungkin mengambil langkah tegas terkait masalah perbatasan ini. Kami sebagai warga sudah menjadi korban dan butuh perlindungan serta ketegasan kepala daerah," tegasnya.
Sedangkan aparat kepolisian di Dumai hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi terkait permasalahan yang saat ini terjadi di perbatasan Dumai dengan Rohil tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, kondisi dilapangan masalah ini masih bergejolak.***(din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

