• Home
  • Hukrim
  • Peristiwa Laut Dumai, Orangtua Yudi Berharap Anaknya Ditemukan

Peristiwa Laut Dumai, Orangtua Yudi Berharap Anaknya Ditemukan

Kamis, 06 April 2017 18:15 WIB
DUMAI - Seorang perempuan bernama Yulia, menangis terisak-isak di Pelabuhan TPI Purnama, Kecamatan Dumai Barat, lantaran anaknya belum berhasil ditemukan setelah dikabarkan tenggelam. 

Saat dikonfirmasi wartawan, Yulia mengaku tidak menyangka anaknya tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Pelabuhan TPI Purnama. Dia berharap agar mayat anaknya bisa segera ditemukan.

"Saya tidak tahu kalau Yudi (anaknya) akan seperti ini, padahal dia masih menggunting rambut orang," kata Yulia, sembari menceritakan bahwa anaknya berprofesi sebagai tukang pangkas rambut.

Menurut keterangan Yulia, bahwa anaknya pandai berenang, namun dia tidak menyangka anaknya bisa tenggelam. "Anak saya itu pandai berenang, tapi kenapa seperti ini," ujarnya sembari berlinang air mata.

Informasi yang berhasil diterima Yulia, sesuai keterangan dari teman-teman anaknya yang selamat mengatakan, saat berenang seperti ada yang menarik dari bawah laut. "Langsung lemas badan saya mendengar itu," tuturnya.

Dikatakannya, anak sulungnya tersebut baru saja membuka usaha pangkas rambut di kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat. "Anak saya baru usaha kecil-kecilan, tapi kok seperti ini nasibnya," jelasnya.

Sebagai data pendukung, Muhammad Ridwan (16) dan Yudi (16) siswa kelas X SMKN 4 Dumai, menjadi korban tenggelam saat berenang di Pelabuhan TPI Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Rabu (5/4/17) sekitar pukul 18.00 WIB.

Dari hasil pencarian, hari ini baru ditemukan satu mayat korban bernama Muhammad Ridwan. Penemuan sendiri dilakukan pihak keluarganya dengan cara menyelam ke dasar laut di lokasi tenggelamnya korban.

Sedangkan mayat korban bernama Yudi, hingga saat belum berhasil ditemukan. Ditambah lagi kondisi cuaca di Kota Dumai saat kurang bersahabat yaitu hujan deras sedang mengguyur Kota Pelabuhan dan Industri.

(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar