• Home
  • Hukrim
  • Pj Walikota Dumai Ajak Semua Elemen Berantas Narkoba

Pj Walikota Dumai Ajak Semua Elemen Berantas Narkoba

Jumat, 14 Agustus 2015 13:41 WIB
DUMAI - Beberapa hari belakangan ini Kota Dumai menjadi sorotan pusat terkait banyak pengungkapan jaringan narkoba internasional oleh aparat hukum dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dan Bea Cukai Kota Dumai.

Tidak tanggung-tanggung, dari hasil penangkapan itu petugas berhasil menyita puluhan kilogram sabu-sabu dan pil ekstasi. Ironisnya lagi, para mafia narkoba internasional ini memanfaatkan masyarakat Indonesia untuk membawa barang haram itu.

Penjabat Walikota Dumai Arlizman Agus, yang baru hitungan hari menjalankan tugas langsung mengeluarkan pernyataan bahwa wilayah Kota Dumai masuk level zona merah bahaya peredaran narkoba jaringan internasional.

"Kota Dumai merupakan kawasan pelabuhan dan perairan sangat rentan dijadikan tempat masuknya narkoba jaringan internasional. Semua sudah terbukti dari pengungkapan dan penangkapan yang dilakukan BNN dan Bea Cukai beberapa hari lalu," katanya, Jumat (14/8/15).

Pada satu sisi, Arlizman Agus juga mengapresiasi aparat terkait, seperti Kantor Bea dan Cukai Dumai dan BNN Pusat yang berulangkali menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu dan pil ekstasi dengan nilai yang cukup fantastis, yaitu mencapai miliaran rupiah. 

Di sisi lainnya, dia sangat prihatin dengan tingginya kasus penyalahgunaan narkoba di daerah ini. Karena itu, pihaknya akan memerintahkan Badan Narkotika Kota (BNK) untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke berbagai elemen masyarakat dan sekolahan.

"Kita tidak ingin masyarakat Indonesia terkhusu warga Kota Dumai terus-terusan menjadi korban para mafia narkoba jaringan internasional itu. Oleha karena itu, saya sudah meminta BNK untuk mengiatkan sosialisasi tentang bahaya narkoba itu sendiri," tegasnya.

Menurutnya, peredaran narkoba merupakan musuh terbesar bagi bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, pemberantasan narkoba perlu terus ditingkatkan untuk kedepannya. "Mari kita semua bersatu padu memerangi peredaran narkoba yang beberapa hari belakangan ini muncul di Kota Dumai," ajaknya.

Ditempat terpisah, Afifudin, Kepala BNK Dumai mengaku pihaknya juga sudah kerap menggalakkan inspeksi mendadak (sidak) dan melakukan tes urin bagi kalangan pekerja, PNS, dan anak sekolah. Langkah yang diambil ini dalam rangka memberantas narkoba.

Pihaknya juga mengharapkan kepada berbagai elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba. Salah satunya dengan memberikan laporan kepada pihak berwewenang bila mengetahui adanya aktifitas yang mencurikan. 

"Tanpa peran serta masyarakat dinilainya tidak akan membuahkan hasil yang memuaskan dalam memerangi narkoba. Apalagi Kota Dumai sudah dinyatakan Bebas Narkoba yang merupakan program dari pihak Polres Dumai beberapa waktu lalu," harapnya.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Narkoba
Komentar