Pemkab Rohil Jadikan Kecamatan Bangko Model Pembentukan Pos TBC
Jumat, 14 Agustus 2015 11:11 WIB
ROKAN HILIR - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Kesehatan setempat bersama jajaranya terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sebagaimana hasil tindak lanjut turunya pihak Provinsi Riau beberapa waktu lalu.
Pelayanan kesehatan yang dimaksud yaitu, Puskesmas Bagansiapiapi mengadakan kegiatan penyuluhan bahaya penularan penyakit tuberculosis (TBC) di aula kantor lurah Bagan Barat. Kegiatan tersebut juga diresmikan pembentukan pos TBC tingkat desa di Kelurahan Bagan Barat.
Kepala puskemas Bagansiapiapi Dr Erwinto bersama anggota langsung berikan penyuluhan bahaya penularan TBC tersebut. "Ini adalah merupakan kegiatan rencana tindak lanjut dari turunnya pihak provinsi beberapa waktu yang lalu, dimana untuk kecamatan bangko ditunjuk menjadi model pembentukan pos TBC di desa," ucap Erwinto.
Untuk di Kecamatan Bangko jelasnya pihak Puskesmas Bagansiapiapi telah menunjuk dua desa atau kepenghuluan untuk pembentukan pos TBC tingkat desa, yakni di Kelurahan Bagan Barat dan Kepenghuluan Parit Aman.
Kegiatan ini tegasnya juga merupakan kegiatan dalam Upaya Kegiatan Berbasis Masyarakat (UKBM), di mana melalui kegiatan diharapkan masyarakat aktif dalam rangka menemukan penderita TBC dan memberikan semangat kepada mereka agar mau memeriksakan diri ke masyarakat.
"Lewat acara ini dengan hadirnya tokoh masyarakat, perangkat kepenghuluan dan kelurahan agar bisa menyebarluaskan soal sosialisasi ini dan membantu memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat," katanya.
Dia mengharapkan agar jumlah penderita penyakit TBC bisa berkurang dengan adanya upaya yang terus menerus dari pihak terkait seperti dinas kesehatan, puskesmas serta adanya partisipasi masyarakat secara luas.
Lurah Bagan Barat Andika Pratama menyambut baik penyuluhan dan pembentukan pos TBC desa yang dilaksanakan Puskesmas Bagansiapiapi. "Kami mendukung kegiatan ini mudah-mudahan masyarakat dan tim kesehatan bisa bersama-sama mencegah penularan TBC dan menekan jumlah penderitanya," kata Andika.
Sebagai data tambahan, bahwa tuberculosis atau TBC merupakan penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Bakteri ini lebih sering menginfeksi organ paru-paru (90%) dibandingkan bagian lain tubuh manusia.
Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi perhatian dunia. Hingga saat ini, belum ada satu negara pun yang bebas TBC. Angka kematian dan kesakitan akibat kuman mycobacterium tuberculosis ini pun tinggi.
(rdk/rpc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Suyatno Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Rokan Hilir
-
Maritim
ICMI Rohil Akan Gelar Pelatihan Ternak Lele Bioflok
-
Kesehatan
Tekan Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Rohil Dirikan 3 RTK
-
Traveler
Pemkab Rohil Terus Berhani Objek Wisata Pulau Jemur
-
Hukrim
Mantan Kepala Bappeda Rohil Lolos dari Kasus Korupsi Jembatan Pedamaran II
-
Sosial
Noprio Sandi Resmi Jabat Ketua PWI Rohil 2016-2017

