• Home
  • Hukrim
  • Polda Riau Ciduk 21 Orang Diduga Preman Kampung Dalam

Polda Riau Ciduk 21 Orang Diduga Preman Kampung Dalam

Senin, 04 April 2016 19:07 WIB
PEKANBARU - Ratusan Polisi bersenjata lengkap memasuki Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Senin (4/4/2016). Dari lokasi yang dikenal dengan Kampung Narkoba ini, petugas mengaman 21 orang.

"18 orang laki-laki dan 3 lagi perempuan," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK di Mapolda Riau, Senin (4/4/2016).

Dalam Operasi Bina Kusuma ini, Polisi juga mengamankan 2 laki-laki yang mengaku Polisi. Salah satu pria bernama Rio, mengaku bertugas di Polres Dumai dan menyebut sedang menyamar untuk menangkap pengedar narkotika.

"Dari pria yang mengaku Polisi ini diamankan 2 pucuk senjata api. Salah satunya merupakan replika Revolver berikut dengan beberapa amunisi," kata Guntur.

Selain senjata api, petugas juga menemukan satu kardus minuman keras jenis Vodka Smirnof dan beberapa bungkus sabu yang isinya sudah dipakai.

Untuk orang yang diduga terlibat narkotika, sebut Guntur, diserahkan ke Direktorat Reserse Narkoba untuk diproses sesuai aturan berlaku.

"Ada beberapa orang yang diserahkan ke Direktorat Reserse Narkoba, sementara sisanya diproses di Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau," sebut Guntur.

Sementara Kombes Pol Sugiyono yang menjadi Komandan Satgas Operasi Bina Kusuma menyebutkan, kegiatan ini bertujuan menertibkan premanisme di Riau.

"Untuk Polda Riau sendiri sudah 2 kali melakukan razia preman. Hari ini dilaksanakan di Kampung Dalam dan daerah keramaian lainnya," sebut Direktur Pembinaan Masyarakat ini.

Menurut Sugiyono, Operasi Bina Kusuma Siak dimulai sejak tanggal 30 Maret 2016. "Akan dilaksanakan sampai selesai," katanya.

Sugiyono juga menyebutkan, operasi di Kampung Dalam melibatkan personil Brimob bersenjata laras panjang, personil Sabhara Polda dan Direktorat Reserse Kriminal Umum.

"Ada sekitar 140 personil yang diturunkan tadi. Operasi ini akan dilanjutkan di hari-hari tertentu," pungkas Sugiyono.

(rdk/frc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Narkoba
Komentar