Polda Riau Tetapkan PT. Palm Lestari Makmur Tersangka Karhutla
Selasa, 20 Oktober 2015 23:50 WIB
PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Riau menetapkan PT Palm Lestari Makmur (PLM) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Perusahaan sawit milik Singapura itu diduga membakar lahan seluas 29 hektar.
Wakil Direktur Reskrimsus Polda Riau, Ajun Komisaris Besar Polisi Ari Rachman Nafarin, mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara.
"Penyidik juga melakukan cek lapangan untuk menemukan sejumlah bukti," ujar Ari, Selasa (20/10/2015).
Ari mengatakan, dalam kasus ini penyidik telah meminta keterangan sejumlah petinggi PT PLM, saksi ahli perkebunan dan kehutanan. Sejumlah petinggi perusahaan itu dicekal agar tidak pergi ke luar negeri.
Selain PT PLM, ungkap Ari, pihaknya juga sedang menyidik satu perusahan milik Singapura di Kabupaten Bengkalis, PT Pan United (PU). Diduga, perusahaan itu membakar 200 hektar lahan.
"Kasus ini ditangani Polres Bengkalis dan dibackup polda. Dalam waktu dekat kita beritahu perkembangannya," kata Ari.
18 Perusahaan
Diberitakan sebelumnya, saat ini Polda Riau dan jajaran menyidik 18 perusahaan yang diduga membakar lahan. Dari perusahaan itu, dua telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni PT Langgam Inti Hibrido dan PT PLM.
Adapun 18 perusahaan itu adalah di Pelalawan, PT Langgam Inti Hibrindo dengan luas lahan terbakar sekitar 533 hektar, PT Bukti Raya Pelalawan sekitar 250 hektar dan PT Parawira dengan lahan terbakar 300 hektar, dan KUD Bina Jaya Langgam seluas 500 hektar
Di Kabupaten Indragiri Hulu, PT Palm Lestari Makmur dengan luas lahan terbakar sekitar 29 hektar, dan PT Alam Sari Lestari sekitar 116 hektar. Di Indragiri Hilir, PT Sumatera Riang Lestari dengan luas lahan terbakar sekitar 100 hektar, dan PT Bina Duta Laksana seluas 299,4 hektar.
Selanjutnya di Rokan Hilir, PT Ruas Utama Jaya di Rimba Melintang dengan luas lahan terkabar 288 hektar, PT Decter Timber Perkasa Industri 2.960 hektar. Di Bengkalis, PT PAN United dengan luas lahan terbakar 200 hektar.
Di Kampar, PT Perawang Sukses Perkasa Industri dengan luas lahan terbakar 4,2 hektar, PT Siak Raya Timber 5,2 hektar, PT Riau Jaya Utama 10 hektar, PT Hutani Sola Lestari 91,2 hektar.
PT Wana Subur Sawit Indah di Kabupaten Siak dengan luas lahan terbakar 70 hektar. PT Suntara Gajapati di Dumai dengan luas lahan terbakar lima hektar, dan PT Rimba Lazuardi di Kuantan Singingi dengan lahan terbakar 15 hektar.
(rdk/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
5 Pesan Danrem 031 Wirabima Cegah Karhutla di Pelalawan
-
Lingkungan
Dinas LHK Riau Ungkap Penyebab Kebakaran Lahan Gambut
-
Hukrim
Polres Rohul Ringkus Tiga Pelaku Pembakar Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi
-
Lingkungan
Satgas Karlahut Riau Berhasil Padamkan Kebakaran di Dumai dan Siak
-
Lingkungan
BMKG Pekanbaru Catat Ratusan Hotspot Terdeteksi di 11 Kabupaten dan Kota
-
Lingkungan
Satgas Karhutla Riau Padamkan Kebakaran Pulau Rupat dan Lubuk Gaung

