• Home
  • Hukrim
  • Polisi Dumai Tangkap Dua Remaja Penganiaya Pelajar Hingga Tewas

Polisi Dumai Tangkap Dua Remaja Penganiaya Pelajar Hingga Tewas

Hadi Pramono Senin, 30 Oktober 2017 18:05 WIB
DUMAI - Tiga orang pelajar di Kota Dumai diserang sekelompok remaja. Satu orang tewas dan satu lainnya dalam kondisi koma. Sedangkan seorang lagi berhasil selamat dari serangkan sekelompok remaja tersebut.

Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan, kepada wartawan, Senin (30/10/17) membenarkan adanya penangkapan tersangka pengeroyokan tiga orang pelajar pada Ahad (29/10/17) dini hari kemarin. 

"Korban tewas benama Rian Pratama (16). Rekannya bernama Yoga (16) masih dalam kondisi kritis dan dirujuk ke Rumah Sakit di Kota Pekanbaru. Korban selamat bernama Zendri Mulia (16)," kata Restika.

Dijelaskan mantan Kapolres Siak ini, awalnya kasus ini sempat dikira sebagai Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas). Namun ‎dari hasil penyelidikan kepolisian, ternyata ini kasus penganiayaan mengakibatkan meninggal dunia.

"Awalnya, kejadian ini dikira korban Lakalantas. Setelah diselidiki dan sesuai pengakuan rekan korban mengatakan, ternyata mereka diserang dari atas sepeda motor oleh kedua tersangka," jelasnya.

Korban yang selamat bernama Zendri menceritakan kepada polisi, kejadian itu berawal ketika para korban mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba, mereka diserang kelompok remaja lainnya yang juga mengendarai sepeda motor. 

"Mereka diserempet. Stang sepeda motor mereka ditendang hingga akhirnya jatuh. Tak sampai di situ, setelah jatuh, para pelaku kemudian memukuli para korban lalu kabur secepat kilat," tutur Restika.

Atas kejadian itu, kata dia, akibatnya korban bernama Rian tak sadarkan diri. Sesaat kemudian, warga yang melintasi di kawasan itu melihat dan berinisiatif mengantarkan para korban ke rumah sakit umum daerah Kota Dumai.

Namun sayang, nyawa Rian tak tertolong lagi. Sore harinya sekitar pukul 16.00 Wib, korban menghembuskan nafas terakhir. Sedangkan Yoga terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit di Pekanbaru dan mengalami koma. 

Zendri akhirnya diperbolehkan pulang oleh pihak RSUD Dumai karena tak menderita luka serius. Awalnya, orang tua Rian mengira anaknya itu jadi korban Lakalantas. Setelah dijelaskan oleh Zendri, akhirnya, pihak keluarga melapor ke Polres Dumai.

"Atas laporan itu, personel kita di Reskrim Polsek Dumai Timur langsung mengejar para pelaku. Dua pelaku berhasil diringkus di rumahnya masing-masing dan sudah kita amankan," jelasnya.

Keduanya, kata Kapolres Dumai, yaitu YS (18), warga Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai dan RS (17), warga Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Dumai Selatan. 

"Para pelaku melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan luka berat dan meninggal dunia. Pelaku kita jerat pasal 80 ayat (1), (2) dan (3) jo 76 C Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak," pungkasnya.

(adi/adi)
Tags PembunuhanPenganiayaanPengroyokanPolres Dumai
Komentar