• Home
  • Hukrim
  • Polisi Tembak Mati Dua Rampok Sadis di Inhu

Polisi Tembak Mati Dua Rampok Sadis di Inhu

Sabtu, 11 Juli 2015 22:51 WIB
Detik-detik saat penyergapan kawanan perampok yang dilakukan oleh jajaran Polres Inhu dibantu tim Jatanras Polda Riau. | Foto: RiauFakta
RENGAT - Dua orang pelaku perampokan terhadap toke getah bernama Sugiono (47) yang beraksi pada Rabu (8/7/2015)  lalu di Desa Sibabat, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, berhasil ditembak mati oleh polisi, setelah sebelumnya terjadi baku tembak.

Diketahui, dalam peristiwa perampokan tersebut, Sugiono sendiri luka terkena tembakan perampok di perut sebelah kanan dan meninggal dunia setelah di rujuk ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.

Diduga korban meninggal akibat lambatnya penangan medis terhadap korban, sehingga korban menghembuskan nafasnya pada Kamis (9/7/2015) lalu.

Petugas kepolisian yang memburu kedua pelaku perampokan tersebut membuahkan hasil. Kedua perampok akhirnya tewas setelah kontak senjata dengan jajaran kepolisian Polres Indragiri Hulu, Jumat (10/7/2015) pukul 15.30 WIB yang dibantu unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Riau.

Dua kawanan perampok yang tewas bernama Pentol alias Andika alias Ardi alias Toke alias Ansori, warga Ponorogo, Jawa Timur, dan Tandri bin Udin alias Hendra warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Dari Informasi yang dirangkum dari Kanit Jatanras Polda Riau, Kompol Taufik Hidayat didampingi Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Taufik Suwardi menyebutkan, polisi terpaksa menembak kedua pelaku perampokan tersebut karena melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap.

Diketahui, penangkapan terhadap kedua pelaku rampok ini bermula ketika dua orang tersebut sedang melintas di Jalan Lintas Timur dari arah Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat menuju pasar Belilas, Kecamatan Seberida. Dua perampok ini mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion tanpa nomor polisi.

Polisi yang sebelumnya sudah membuntuti dua perampok bersenjata api ini langsung menghentikan kendaraan perampok. Namun, ketika mobil polisi mulai mendekat, dua orang perampok ini langsung menghentikan kendaraannya dan menembaki polisi.

"Sempat menembakkan senjatanya ke arah kami sambil berlari meninggalkan sepeda motornya, kami berupaya menangkap namun terus ditembaki oleh mereka, sehingga terjadi baku tembak. Dalam peristiwa ini tidak ada polisi yang terkena tembakan, sedangkan dua orang perampok dinyatakan tewas terkena tembakan dan saat ini sudah berada di kamar mayat RSUD Indrasari Rengat," jelas Kompol Taufik Hidayat.

Menurut Kompol Taufik, dua kawanan perampok ini telah melakukan kejahatan dengan kekerasan di sejumlah wilayah Kabupaten Inhu, yakni melakukan perampokan terhadap pengendara mobil L300 di Kelayang sebanyak Rp30 juta, di jalan lurus Desa Kelawat sebesar Rp150 juta.

Kemudian, Toko Mas Keliling di Rakitkulim Rp30 juta, di daerah Kuansing Rp150 juta, termasuk yang melakukan perampokan di Desa Bukit Meranti Kecamatan Seberida, merampok uang Manigor Tulus di Air Molek, dan melakukan perampokan serta penembakan terhadap Sugiono di Desa Sibabat, Kecamatan Seberida sebesar Rp110 juta.

Sejumlah aksi kejahatan kawanan ini diketahui dari dua orang kawanan perampok bernama Putra warga Kelayang dan Aji Bastian warga Jawa Timur yang sebelumnya ditangkap tim Jatanras Polda Riau dan Polres Inhu. 

(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Rampok
Komentar