Polres Dumai Belum Tetapkan Tersangka Pengeroyokan Warga Perbatasan
Senin, 12 Mei 2014 09:56 WIB
DUMAI - Pasca bentrok warga di dua daerah perbatasan antara Kota Dumai dan Kabupaten Rohil pada Jumat (2/5) lalu, pihak Polres Dumai hingga kini belum menetapkan tersangka. Kejadian itu masih dalam tahapan penyelidikan pihak petugas kepolisian, yakni Satreskrim Polres Dumai.
“Kasus ini masih kita dalami, Kita belum menetapkan adanya tersangka,’’ ungkap Kapolres Dumai AKBP Yudi Kurniawan.
Dijelaskan Kapolres, terkait masih dalam tahapan penyelidikan itu sejumlah saksi pun sudah menjalani rangkaian pemeriksaan terhadap penyidik Satreskrim Polres Dumai untuk dimintai keterangannya terkait aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh Warga Sinaboy, Kabupaten Rohil pada jelang perayaan HUT Kota Dumai di Kawasan Batu Teritip.
Selanjutnya, Untuk memastikan agar konflik antara dua warga bertetangga tidak kembali terulang, pihak kepolisian telah mengerahkan satu regu patroli di lokasi. Selain itu pihaknya akan mengoptimalkan Pos Perbatasan yang telah dibagun di lokasi.
‘’Guna mengantisipasi konflik serupa, kita terus berkoordinasi dengan Polres Rokan Hilir dan Polsek Sinaboi. Kemudian mengoptimalkan pos perbatasan. Tak lupa lewat patroli terpadu,’’ ungkap Yudi seraya menambahkan patroli terpadu itu dilakukan agar memastikan keadaan di Batu Teritip kembali kondusif.
Maka Polsek Sungai Sembilan dikerahkan melakukan penjagaan oleh satu unit patroli. Unit patroli nantinya bakal menjaga keamanan dan mengajak warga jangan terprovokasi pihak oknum tak bertanggung jawab. Guna menghindari konflik serupa terulang.***(din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

