• Home
  • Hukrim
  • Rumah Syamsurizal Didemo, Wartawan dan Massa Diusir dengan Sajam

Rumah Syamsurizal Didemo, Wartawan dan Massa Diusir dengan Sajam

Rabu, 15 Januari 2014 20:07 WIB

PEKANBARU - Puluhan warga melakukan aksi demo di rumah Kepala Inspektorat Pemprov Riau Syamsurizal, di Jalan Bambu Kuning II, Pekanbaru, Rabu (15/1/14) sore. Massa menuntut agar utang Syamsurizal kepada Syafril Tamun segera dilunasi. 

Namun, aksi massa yang dipimpin Syafril Tamun, Kabid Dinsos Riau itu, disambut warga setempat dengan ancaman menggunakan senjata tajam (sajam). 

Yang pertama kali diancam menggunakan sajam ialah Ramli, seorang jurnalis media online radarpekanbaru.com yang saat itu sedang meliput peristiwa demonstrasi itu. Ia ditanyai dan dikejar oleh dua orang warga sekitar rumah mantan Bupati Bengkalis tersebut. 

"Awalnya, saya parkirkan sepeda motor, di sekitar lokasi. Ada seorang pemuda, bertanya pada saya, katanya mau ngapain. Terus dia marah-marah. Saya marah juga. Kemudian datang temannya seorang lagi. Saya diancam dengan pisau. Melihat itu, saya kabur dan demo bubar," ungkapnya. 

Setelah bubar, massa kemudian bergerak ke Mapolresta Pekanbaru untuk melaporkan kejadian tersebut. Hingga berita ini dituliskan, mereka masih membuat laporan di Mapolresta Pekanbaru. Mereka menduga bahwa dua pemuda tersebut adalah suruhan dari Syamsurizal. 

Perlu diketahui, Syafril Tamun melaporkan Syamsurizal dengan dua kasus yang berbeda. Yaitu terkait penipuan sebesar Rp1,4 miliar. Syafril Tamun juga melaporkan Syamsurizal karena menjual mobil dinas tidak melalui proses lelang kepada keponakannya. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar