Selama Januari, 276 Kasus Terjadi di Pekanbaru
Rabu, 18 Februari 2015 18:05 WIB
PEKANBARU - Aksi kriminalitas yang terjadi di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya ternyata masih tergolong tinggi. Terbukti sepanjang Januari 2015 lalu, Polresta Pekanbaru mendata ada 276 kasus yang terjadi.
Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Robert Haryanto Watratan, dari jumlah itu jika diranking berdasarkan penanganan kasus di setiap kecamatan, Polsek Tampan dan Sukajadi merupakan yang terbanyak.
Masing-masing totalnya mencapai 41 kasus. Disusul kemudian Polsekta Bukitraya sebanyak 39 kasus, Payung Sekaki ada 36 kasus, Rumbai Pesisir 26 kasus.
Lalu Polsek Pekanbaru Kota dan Polsek Limapuluh masing-masing 25 kasus, Tenayan Raya jumlahnya 18 kasus, Senapelan 13 kasus, Polsek Rumbai 9 kasus serta Polsek SKP dengan jumlah 3 kasus.
"Kalau dipilah dari jenis kejahatan yang terungkap, curanmor adalah yang paling banyak. Jumlahnya ada 56 kasus. Terbanyak kedua curat pecah kaca mobil, 20 kasus. Curas jambret 17 kasus serta 47 kasus pencurian biasa. Empat kasus inilah yang sering terjadi di Pekanbaru," ujar Robert, Rabu (18/02/15).
Orang nomor satu di Mapolresta Pekanbaru ini pun tak bosan-bosannya mengingatkan agar masyarakat bisa lebih waspada dan hati-hati. Terutama untuk tidak memberikan peluang sekecil apapun yang bisa memancing ulah para pelaku kejahatan.
"Kita juga ingin masyarakat bisa menjadi 'polisi' bagi diri sendiri, bagi tempat tinggalnya masing-masing. Tidak mengganggap remeh hal sekecil apapun yang bisa mengundang perhatian pelaku-pelaku kejahatan," katanya menambahkan.
"Contohnya, memarkirkan motor tanpa kunci ganda, meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan yang sedang terparkir atau membawa uang dengan jumlah banyak tanpa pengawalan," ungkap Robert.
Untuk menekan dan meminimalisir tingginya angka kriminalitas tersebut, Robert menegaskan pihaknya juga sudah melakukan berbagai upaya. Mulai dari pelaksanaan cipta kondisi, razia premanisme, razia balap liar serta razia penyakit masyarakat (pekat) lainnya.
Termasuk menempatkan personil di setiap wilayah yang dianggap rawan kejahatan. "Upaya kita tidak akan berhasil tanpa bantuan dari masyarakat. Untuk itulah peran masyarakat juga kita butuhkan dalam menciptakan kamtibmas," tandasnya.
(gas/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
DPRD Pekanbaru Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi
-
Hukrim
Kinerja Tim Saber Pungli Pekanbaru Dipertanyakan
-
Hukrim
Keributan di Rutan Sialang Bungkuk Dipicu Provokasi Napi
-
Hukrim
Tak Mau Dipindahkan, Narapidana Rutan Sialang Bungkuk Mengamuk
-
Hukrim
Pemilik Home Industri Ekstasi Tega Mengusir Istrinya di Pekanbaru
-
Kesehatan
Walikota Pekanbaru Bantah Pemberitaan Pejabat Pemko Keracunan Makanan

