Tiga Hari Menghilang,
Seorang Nelayan Ditemukan Sudah Jadi Mayat di Meranti
Kamis, 23 Januari 2014 15:47 WIB
RANGSANG BARAT - Memasuki hari ketiga menghilang sejak Selasa (21/1/2014) siang lalu, Khaidir Bin Arifin (54) warga Jalan Bantar Darat RT09 RW06 Kecamatan Rangsang Barat, ditemukan tak bernyawa. Khaidir tenggelam di perairan Selat Air Hitam sepulangnya dari menjual ikan di Selatpanjang.
Menurut laporan Danposal Selatpanjang, Syaiful Rahman, Khaidir ditemukan mengapung di perairan Selat Air Hitam tepatnya di laut Insit atau 3 mil dari lokasi kejadian sekitar pukul 09.05 Wib. Hasil ini, setelah dilakukan pencarian sejak, Selasa hingga Kamis (23/1/2014) pagi ini.
Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan prosesi sebelum pemakaman. Untuk menemukan ayah 4 orang anak ini, diturunkan beberapa tim baik dari Meranti maupun dari Provinsi, beberapa tim yang turun diantaranya Basarnas Pekanbaru, Polair, Kplp, Polair Polda Riau, Syahbandar, Dishub Meranti, dan masyarakat tempatan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Selasa (21/1/2014) sekitar Jam 10.00 Wib Khaidir Bin Arifin yang merupakan Nelayan warga Jalan Bantar Darat RT09 RW06 Kecamatan Rangsang Barat, menuju ke Selatpanjang dari Bantar dengan perahunya.
Adapun maksud Khaidir mau menjual hasil tangkapan yaitu ikan sampai sore belum juga pulang ke rumahnya. Informasi yg diterima dari Masyarakat Desa Sialang Pasung, bahwa sampan yg digunakan terdampar di Desa Sialang Pasung kecamatan rangsang barat. (roy)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

