• Home
  • Hukrim
  • Sepekan, Ditemukan Tujuh Bangkai Gajah Tanpa Gading di TNTN

Sepekan, Ditemukan Tujuh Bangkai Gajah Tanpa Gading di TNTN

Sabtu, 22 Februari 2014 18:16 WIB

PANGKALANKERINCI - Sedikitnya, tujuh bangkai gajah ditemukan mati dengan gading hilang di sekitar Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), tepatnya di wilayah Kecamatan Ukui, Pelalawan dan Kecamatan Baserah, kabupaten Kuantan Singingi. 

Ketujuh bangkai ini diperkirakan sudah satu bulan di lokasi. Matinya, ketujuh hewan bertubuh bonsor ini, menambah daftar panjang satwa liar yang dilindungi hukum di wilayah kabupaten Pelalawan.

Demikian diungkapkan Kasubag Humas, Polres Pelalawan AKP G Lumban Toruan, Sabtu (22/2/14). Menurut Lumban, awal penemuan tujuh bangkai gajah ini dilokasi terpisah-pisah oleh anggota WWF.

Dilokasi pertama, pada hari Jumat sore, ditemukan, dua ekor gajah jantan dalam keadaan mati tepatnya, tak. Jauh dari lokasi konsesi PT RAPP sektor Baserah. 

Tidak jauh dari lokasi pertama ditemukan empat bangkai lagi, oleh pegawai kantor TNTN sektor Basrah, Kuansing. Selanjutnya tidak beberapa jauh lokasi kedua, ditemukan satu lagi.

Dalam kurun sepanjang satu pekan terakhir ditemukan total bangkai gajah ini berjumlah tujuh ekor dengan rincian satu ekor betina dan enam ekor jantan.

Ditambahkan Lumban lagi, kesemua bangkai gajah ini sudah tinggal tulang belulang. Tidak itu saja, semua gading gajah ini hilang. Diperkirakan kematian gajan ini, dibunuh dengan cara diracunci.

"Saat ini bangkai gajah yang sudah menjadi tulang belulang tersebut sudah diamankan oleh Pihah BKSDA. Diduga gajah ini dibunuh dengan cara diracuni," tukasnya.

Lebih lanjut lumban mejelaskan, kematian gajah tersebut sekarang di tangani oleh Penyidik Dinas Kehutanan kabupaten Pelalawan dan tindakan Kepolisian membantu penyelidikan untuk mengungkap pelakunya.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar