• Home
  • Hukrim
  • Siswa SMKN 5 Dumai Tewas Kesetrum Saat Pasang Lampu

Siswa SMKN 5 Dumai Tewas Kesetrum Saat Pasang Lampu

Jumat, 14 Agustus 2015 08:37 WIB
DUMAI - Niat hati hendak memperbaiki lampu rusak di sekolahannya, nasib nahas malah menimpa siswa kelas XI SMK Negeri 5 Dumai bernama Nurmansyah. Ia tewas seketika setelah kensentrul listrik tegangan tinggi.

Informasi yang berhasil dirangkum awak media, Kamis (13/8/15) kemarin, menyebutkan bahwa pihak sekolah rencananya akan mengganti bola lampu di tiang listrik sekolah yang saat itu kondisinya sudah rusak dan perlu perbaikan. 

Entah kenapa, korban yang diminta pihak sekolah untuk mempersiapkan peralatan seperti tangga bersama rekannya Wisnu Bayu, malah menaiki tangga dan memegang bola lampu hingga akhirnya tersentrum sengatan listrik.

"Padahal awalnya Nurmansyah diminta pihak sekolah untuk mempersiapkan peralatan saja. Tapi, tiba-tiba korban memanjat tangga dan memegang bola lampu. Spontan saja korban kejang dan saya pun panik melihatnya," kata Bayu, Jumat (14/8/15).

Sementara Kepala SMKN 5 Dumai Ahmad Zuhri, mengatakan korban atas nama Nurmansyah warga Kelurahan Gurun Panjang Kecamatan Bukit Kapur ini sebelumnya sudah dilarang para guru untuk memasang lampu.

"Ini murni insiden, karena awalnya dia hanya diminta tolong oleh guru sekolah untuk mengambil tangga kemudian disuruh masuk kelas, tapi dikerjakan sendiri memasangi lampu. Jadi pihak sekolah tidak menyuruh memperbaiki," katanya, terpisah.

Dijelaskan Ahmad, maksud guru meminta ambil tangga agar selepas jam pelajaran melakukan perbaikan lampu secara bersamaan, sekaligus untuk praktek. Siswa kelas XI Jurusan Teknis Otomasi Industri ini, lanjut dia, pada saat itu juga tidak diperbolehkan untuk bekerja sendiri.

"Tidak dibenarkan juga praktek tanpa perlengkapan alat keselamatan. Pada saat membuka lampu dia terkena tegangan listrik dan tubuh terjatuh dari tangga, kami segera melarikan ke puskesmas terdekat namun sayang nyawanya tidak tertolong," ungkap dia.

Atas kejadian ini, pihak sekolah sudah melapor ke pihak berwajib dan Dinas Pendidikan setempat serta keluarga untuk menjelaskan perihal peristiwa tersebut dan proses penyelengaraan jenazah.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Dumai Syaari mengakui kejadian ini murni insiden dan pihaknya sudah menerima penjelasan sekolah terkait kronologis peristiwa yang membuat seorang pelajar meninggal dunia.

"Pihak sekolah sudah melaporkan kejadian ini, dan menemui keluarga sekaligus membantu hingga pemakaman dengan ditemani seluruh teman korban di sekolah," terangnya.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar